back to top

BEI Telisik Jejak Kepemilikan MENN hingga Pemilik Akhir

Emitentrust.com – PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN) melalui PT Penajam Makmur Jaya (PMJ) selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) baru menyampaikan klarifikasi resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait ultimate beneficial owner.

Dalam surat tanggapan tersebut, BEI meminta penjelasan rinci mengenai struktur kepemilikan dan pengendalian PT Penajam Makmur Jaya beserta entitas terkait hingga tingkat ultimate beneficial owner, termasuk susunan pemegang saham dan persentase kepemilikan masing-masing pihak.

Edrick Pramana selaku Corporate Secretary MENN memaparkan bahwa PT Penajam Makmur Jaya dimiliki oleh PT Sarjana Sama Indah sebesar 80% sebagai pemegang saham pengendali dan PT Kalimantan Sejahtera Indonesia sebesar 20% sebagai pemegang saham non-pengendali.

Lebih lanjut, struktur kepemilikan berlapis turut diungkap. PT Sarjana Sama Indah dikendalikan oleh PT Kalimantan Sejahtera Indonesia sebesar 70%, sementara PT Kalimantan Sejahtera Indonesia sendiri dikendalikan oleh PT Negara Maju Makmur sebesar 80% dan PT Sarana Majemuk Indonesia sebesar 20%.

Adapun PT Negara Maju Makmur dikendalikan oleh Yayasan Nazar Foundation sebesar 99%, sedangkan PT Sarana Majemuk Indonesia dikendalikan oleh PT Kalimantan Sejahtera Indonesia sebesar 99%. Struktur kepemilikan serupa juga dijabarkan pada entitas PT Kalimantan Indah Kedepan, yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh PT Kalimantan Sejahtera Indonesia.

Selain struktur kepemilikan, MENN juga menyampaikan susunan manajemen terkini dari masing-masing entitas pengendali. Di antaranya, Cahyadi S.T menjabat sebagai Direktur Utama PT Penajam Makmur Jaya dengan Nadila Syafira sebagai Komisaris Utama.

Sementara itu, beberapa nama seperti Ardi, Aji Susanto, dan Sarah Sartika Putri tercatat menduduki posisi strategis di sejumlah entitas dalam grup pengendali.

Artikel Terkait

IHSG Tutup Akhir Pekan Melonjak! Lewati Level 6.400

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan di zona hijau. Pada Jumat (7/8/2026), IHSG menguat 65,94 poin atau 1,04% ke level 6.409,65,

Eks Dirut BCA Borong Saham GJTL, Ada Sinyal Apa?

Saham PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) kembali mencuri perhatian. Tak hanya didukung perbaikan kinerja pada kuartal II-2026, emiten produsen ban terbesar di Indonesia ini juga memiliki deretan pemegang saham kelas kakap.

Bank Kasikorn (BMAS) Minta Restu Rights Issue 2,8 Miliar Saham

PT Bank KASIKORN Indonesia Tbk. (BMAS) berencana menggelar Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) IV atau rights issue dengan menerbitkan sebanyak-banyaknya 2.875.000.000 saham baru, setara 15,88% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru