back to top

Pendapatan FUJI Drop 20%, Laba Tergerus 22% di Semester I-2026

Emitentrust.com – PT Fuji Finance Indonesia Tbk (FUJI) membukukan laba bersih sebesar Rp3,32 miliar pada semester I-2026, turun 22,25% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp4,27 miliar. Penurunan laba sejalan dengan melemahnya pendapatan Perseroan pada enam bulan pertama tahun ini.

Berdasarkan laporan keuangan per 30 Juni 2026, pendapatan FUJI tercatat Rp6,65 miliar, turun 20,17% dibandingkan Rp8,33 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi beban, Perseroan berhasil menekan pengeluaran menjadi Rp2,99 miliar, turun 13,33% dari Rp3,45 miliar pada semester I-2025. Namun, penurunan beban tersebut belum mampu mengimbangi melemahnya pendapatan.

Akibatnya, laba sebelum pajak turun menjadi Rp3,66 miliar, atau menyusut 24,85% dibandingkan Rp4,87 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Sejalan dengan itu, laba per saham dasar (EPS) turun menjadi Rp2,56 dari Rp3,29 per saham, atau melemah sekitar 22,19%.

Dari sisi neraca, total liabilitas Perseroan turun signifikan menjadi Rp3,99 miliar per 30 Juni 2026 dari Rp7,90 miliar pada akhir 2025, atau berkurang 49,49%. Sementara itu, total aset turun tipis menjadi Rp188,31 miliar dari Rp188,89 miliar, atau menyusut sekitar 0,31% dibandingkan posisi 31 Desember 2025.

Artikel Terkait

HATM Catat Laba Anjlok 53%, Terseret Beban Operasional di Semester I

PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) membukukan laba bersih sebesar Rp51,59 miliar pada semester I-2026, turun 53,05% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp109,88 miliar.

Mayoritas Sektor Memerah, IHSG Ditutup Turun 0,17%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Senin (27/7/2026). IHSG terkoreksi 10,64 poin atau 0,17% ke level 6.185,78, terseret pelemahan mayoritas sektor meski saham-saham perbankan dan teknologi masih mampu menopang

Investor Ini Borong 300 Juta Saham TOWR Harga Rp345, Kepemilikan Tembus 5%,

Pemegang saham PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR), Lingkarmulia Indah, menambah kepemilikan sahamnya melalui pembelian 300 juta saham pada 3 Juni 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru