back to top

WIR Asia (WIRG) Gagal Ambil Keputusan, Kuorum Kehadiran Hanya 11,97%

Emitentrust.com – PT WIR Asia Tbk (WIRG) belum dapat mengambil keputusan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) setelah kuorum kehadiran pemegang saham tidak terpenuhi. Rapat yang digelar pada 25 Juni 2026 hanya dihadiri pemegang saham yang mewakili 1.428.546.527 saham atau 11,965% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah.

Perseroan menyampaikan, rendahnya tingkat kehadiran tersebut menyebabkan seluruh mata acara RUPS tidak dapat diputuskan secara sah dan mengikat sesuai ketentuan Anggaran Dasar Perseroan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dengan tidak terpenuhinya kuorum, RUPS gagal membahas maupun menetapkan sejumlah agenda penting, antara lain persetujuan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan 2025, penggunaan laba bersih, penunjukan Akuntan Publik untuk tahun buku 2026, penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris, perubahan susunan pengurus, penyesuaian Anggaran Dasar terkait KBLI 2025, serta penyampaian laporan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana (IPO).

Seluruh agenda tersebut dinyatakan tidak dapat menghasilkan keputusan karena tidak memenuhi persyaratan kuorum kehadiran pemegang saham. Dengan demikian, Perseroan perlu menempuh mekanisme sesuai ketentuan yang berlaku untuk penyelenggaraan rapat lanjutan.

Sementara itu, susunan Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan masih tetap seperti sebelumnya, dengan Stephen Budiman menjabat Direktur Utama dan Daniel Surya Wirjatmo sebagai Komisaris Utama hingga adanya keputusan sah dalam RUPS berikutnya.

Pada perdagangan hari ini Senin (29/6) saham WIRG turun 1,8 persen ke level Rp52.

Artikel Terkait

Emiten Hermanto Tanoko (RISE) Caplok 51% Saham Kawasan Industri Palembang

PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) emiten milik Hermanto Tanoko melalui entitas anaknya, PT Millenium Mega Mulia (MMM), resmi mengakuisisi 51% saham PT Tunas Triasa Tangguh (TTT) senilai Rp57,578 miliar.

RUPS BEI Sah! Laba Melonjak 59,4%, Direksi Baru Resmi Dilantik

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membukukan laba bersih sebesar Rp1,07 triliun pada 2025, melonjak 59,4% dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi laba bersih tertinggi sepanjang sejarah Perseroan.

Merdeka Copper Gold (MDKA) Berbalik Untung USD57,4 Juta di Kuartal I

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$57,46 juta hingga 31 Maret 2026, berbalik dari rugi US$3,74

Populer 7 Hari

Berita Terbaru