back to top

HAJJ Puasa Dividen! Laba Rp6,04M Ditahan

Emitentrust.com – PT Arsy Buana Travelindo Tbk (HAJJ) memutuskan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025. Seluruh laba bersih Perseroan sebesar Rp6,04 miliar akan dibukukan sebagai laba ditahan (retained earnings).

Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 25 Juni 2026. Rapat dihadiri pemegang saham yang mewakili 1.765.980.900 saham atau 71,54% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah.

Dalam RUPS, pemegang saham menyetujui kebijakan Perseroan untuk tidak membagikan dividen atas laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp6.041.395.947. Seluruh laba tersebut akan dicatat sebagai laba ditahan guna memperkuat permodalan dan mendukung pengembangan usaha Perseroan.

Selain menyetujui penggunaan laba, RUPS juga mengesahkan Laporan Tahunan dan Laporan Keuangan 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Jonnardi, Jamaludin, Sukimto & Rekan dengan opini wajar. Pemegang saham turut memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas pengurusan dan pengawasan selama tahun buku 2025.

RUPS juga mendelegasikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026, serta menetapkan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris. Sementara itu, agenda penyampaian laporan realisasi penggunaan dana hasil konversi Waran Seri I hanya bersifat laporan sehingga tidak memerlukan pengambilan keputusan.

Pada perdagangan hari ini Senin (29/6) saham HAJJ turun 2,88 persen ke level Rp101.

Artikel Terkait

Emiten Hermanto Tanoko (RISE) Caplok 51% Saham Kawasan Industri Palembang

PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) emiten milik Hermanto Tanoko melalui entitas anaknya, PT Millenium Mega Mulia (MMM), resmi mengakuisisi 51% saham PT Tunas Triasa Tangguh (TTT) senilai Rp57,578 miliar.

RUPS BEI Sah! Laba Melonjak 59,4%, Direksi Baru Resmi Dilantik

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membukukan laba bersih sebesar Rp1,07 triliun pada 2025, melonjak 59,4% dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi laba bersih tertinggi sepanjang sejarah Perseroan.

Merdeka Copper Gold (MDKA) Berbalik Untung USD57,4 Juta di Kuartal I

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$57,46 juta hingga 31 Maret 2026, berbalik dari rugi US$3,74

Populer 7 Hari

Berita Terbaru