back to top

Wong Kevin Makin Rajin Borong Saham BULL Saat Harga Naik, Ada Apa?

Emitentrust.com – PT. Buana Lintas Lautan Tbk. (BULL) menyampaikan bahwa Wong Kevin selaku Direktur telah menambah porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 15 April 2026.

Manajemen BULL dalam keterangan tertulisnya Jumat (17/4) menyampaikan bahwa Wong Kevin telah membeli saham BULL sebanyak 2.000.000 lembar saham di harga Rp487 per saham.

Sebelumnya Wong Kevin menambah kepemilikan sahamnya pada 13 April 2026 sebanyak 3 juta saham di harga Rp441 per lembar. Nilai transaksi tersebut mencapai sekitar Rp1,32 miliar.

Sebelumnya lagi Wong Kevin menambah kepemilikan sahamnya pada 10 April 2026 sebanyak 8 juta saham di harga Rp429 per lembar.

Sebelumnya lagi Wong Kevin menambah kepemilikan pada 8 April 2026 sebanyak 13,7 juta saham di harga Rp428 per lembar.

“Tujuan dari transaksi ini adalah untuk Investasi dengan kepemilikan saham langsung,” tuturnya.

Pasca transaksi maka kepemilikan saham Wong Kevin di BULL menjadi 326,7 juta lembar saham atau setara dengan 2,11% dibandingkan dengan sebelumnya sebanyak 324,8 juta lembar saham atau setara dengan 2,10%.

Pada perdagangan hari ini Jumat saham BULL naik ke level Rp505 dari Rp496 [ada Kamis (16/4). Dalam sepekan BULL naik 16,9 persen. Dalam sebulan terbang 55,9 persen dari harga Rp318 pada 17 Maret 2026.

Artikel Terkait

Direktur Emiten Hapsoro (BUVA) Belanja Saham di Harga Rp700

Direktur PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA), Satrio, menambah kepemilikan sahamnya di perseroan melalui transaksi pembelian saham yang dilakukan pada 25 Mei 2026.

Centratama Telekomunikasi (CENT) Setuju 100% Tak Ada Dividen

PT Centratama Telekomunikasi Indonesia Tbk (CENT) memutuskan untuk tidak membagikan dividen tunai kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut disetujui secara bulat dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

Grup Bakrie (BUMI) Suntik Dana Rp1,5T ke Arutmin

PT Bumi Resources Tbk. (BUMI) resmi menyalurkan fasilitas pinjaman senilai Rp1,506 triliun kepada anak usahanya, PT Arutmin Indonesia, dalam transaksi afiliasi yang efektif berlaku sejak 26 Mei 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru