back to top

Anak Usaha DSSA Bakal Merger dengan Mora Telematika

EmTrust – PT Eka Mas Republik (EMR), entitas anak tidak langsung PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dengan kepemilikan efektif lebih dari 99%, bersama PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) berencana melakukan penggabungan usaha. Dalam rencana tersebut, MORA akan bertindak sebagai entitas penerima penggabungan.

Manajemen menjelaskan bahwa rencana penggabungan tersebut telah dituangkan dalam ringkasan rancangan penggabungan dan diumumkan kepada publik melalui media. Rencana ini akan menjadi efektif setelah seluruh persyaratan penggabungan sebagaimana tercantum dalam Ringkasan Rancangan Penggabungan terpenuhi.

Direktur DSSA, Hermawan Tarjono, menyampaikan bahwa rencana penggabungan ini diharapkan dapat menciptakan sinergi bisnis melalui optimalisasi sumber daya yang dimiliki oleh masing-masing entitas.

“Penggabungan usaha ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan meningkatkan efisiensi melalui pemanfaatan sumber daya secara optimal,” ujar Hermawan dalam keterangannya.

Manajemen juga menegaskan bahwa nilai transaksi, tujuan penggabungan, tata cara pengalihan saham, serta sumber dana yang digunakan telah diuraikan secara rinci dalam Ringkasan Rancangan Penggabungan yang dipublikasikan kepada publik.

Hingga tanggal pengumuman rencana penggabungan, baik DSSA maupun EMR tidak memiliki hubungan afiliasi dengan MORA. Dengan demikian, rencana penggabungan ini tidak termasuk transaksi afiliasi maupun transaksi yang mengandung benturan kepentingan sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 42/POJK.04/2020.

Selain itu, rencana penggabungan tersebut juga tidak dikategorikan sebagai transaksi material sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.

Manajemen menilai, penggabungan ini merupakan bagian dari strategi korporasi untuk memperkuat struktur bisnis dan menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham di masa mendatang.

Artikel Terkait

JELI Diserbu! IPO Oversubscribe 273,37 Kali

PT Niramas Utama Tbk (JELI), produsen makanan dan minuman pemilik merek INACO, mencatatkan antusiasme investor yang sangat tinggi dalam penawaran umum perdana saham (IPO).

IHSG Akhir Pekan Cerah! Saham-Saham Big Caps Bersinar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 131,22 poin atau 2,28% ke 5.875,78 pada akhir perdagangan Jumat (3/7/2026).

BEI Cabut Status Saham Terkonsentrasi Tinggi LUCY

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengumumkan bahwa PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) tidak lagi masuk dalam kategori Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi (High Shareholding Concentration/HSC).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru