back to top

Pengendali HILL Lanjut Buang 5 Juta Lembar di Papan FCA, Kenapa?

Emitentrust.com – PT Hillcon Equity Management selaku pemegang saham pengendali PT Hillcon Tbk. (HILL) telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 13 Mei 2026.

Manajemen HILL dalam keterangan tertulisnya (18/5) menyampaikan bahwa PT Hillcon Equity Management telah menjual saham HILL sebanyak 5.000.000 Lembar saham di harga Rp20 per saham.

“Tujuan dari transaksi adalah untuk Investasi dengan kepemilikan saham langsung,”tuturnya.

Pasca transaksi maka kepemilikan saham PT Hillcon Equity Management di HILL menjadi 5,51 miliar lembar saham setara dengan 37,44% dibandingkan sebelumnya sebanyak 5,52 miliar lembar saham setara dengan 37,47%.

Sebelumnya PT Hillcon Equity Management telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 6 Mei 2026 sebanyak 5.002.600 Lembar saham di harga Rp22 per saham.

Sebelumnya lagi Hillcon Equity Management, melakukan aksi penjualan saham pada 4 Mei 2026 sebanyak 19.437.500 saham HILL pada harga Rp23 per saham. Dengan harga tersebut, total nilai transaksi penjualan saham ini mencapai sekitar: Rp447.062.500.

Sebelumnya lagi Hillcon Equity Management, melakukan penjualan saham HILL dalam dua transaksi terpisah pada April 2026. Pada 22 April 2026 dengan jumlah 9.996.000 saham di harga Rp24 per saham, sehingga nilai transaksi mencapai sekitar Rp239,9 juta.

Selanjutnya, pada 23 April 2026, kembali dilakukan penjualan sebanyak 25.000.000 saham di harga yang sama, yakni Rp24 per saham, dengan nilai transaksi sekitar Rp600 juta.

Pasca transaksi maka kepemilikan saham PT Hillcon Equity Management di HILL menjadi 5,52 miliar lembar saham setara dengan 37,49% dibandingkan sebelumnya sebanyak 5,53 miliar lembar saham setara dengan 37,52%.

Artikel Terkait

RUPSLB Wika Beton (WTON) Setujui Dua Agenda Strategis, Ini Keputusannya

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2026 pada Jumat (10/7/2026) yang menyetujui dua agenda strategis, yakni perubahan rumusan Penghasilan Dasar Pensiun

Free Float GPSO 56,61%, Grup Tjokro Kuasai 37,63% Saham, Ini Sosok UBO

PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) melaporkan free float perseroan turun menjadi 56,61% pada akhir Juni 2026 dari 57,29% pada bulan sebelumnya. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE), jumlah saham free float tercatat

Bank Raya (AGRO) Kembali Unjuk Gigi Lewat Inovasi Digital

Bank Raya, (AGRO) bank digital bagian dari BRI Group, kembali mendapatkan penghargaan dari 2 media nasional sebagai bentuk apresiasi terhadap dampak positif Bank Raya di industri bank digital.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru