back to top

Gawat! Upaya Buka Suspensi Saham POSA Terganjal Kendala Ini

EmTrust – PT Bliss Properti Indonesia Tbk. (POSA), emiten yang bergerak di bidang properti pusat perbelanjaan dan hotel , menyampaikan laporan terbaru mengenai realisasi rencana pemulihan kondisi yang menyebabkan suspensi perdagangan sahamnya. Dalam keterbukaan informasi yang dirilis pada 17 Desember 2025, Perseroan mengakui masih menghadapi sejumlah kendala dalam proses pemulihan tersebut.

Upaya Penagihan Dana Fokus utama dari rencana pemulihan Perseroan adalah melakukan penarikan kembali dana yang sebelumnya dipinjamkan kepada pemegang saham mayoritas. Berdasarkan laporan yang ditandatangani oleh Chief Financial Officer (CFO) POSA, Eko Heru Prasetyo, Perseroan saat ini telah melakukan langkah penagihan dana kepada pihak pemegang saham mayoritas tersebut.

Kendala dan Ketidakpastian Target Waktu Meskipun proses penagihan sudah berjalan, manajemen POSA menyatakan belum dapat memberikan kepastian mengenai target waktu penyelesaian. Perseroan berdalih adanya kendala di luar kendali perusahaan yang menyebabkan estimasi waktu pemulihan menjadi sulit diprediksi.

Selain target waktu, Perseroan juga belum dapat menyampaikan persentase progres secara pasti terkait realisasi pengembalian dana tersebut. “Dikarenakan terdapat kendala di luar kendali Perseroan, sehingga kami tidak dapat menyampaikan persentase progress,” tulis manajemen dalam uraian fakta materialnya.

Klaim Dampak Operasional Meski proses pemulihan suspensi ini masih diliputi ketidakpastian target, manajemen POSA menegaskan bahwa situasi ini tidak berdampak negatif terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, maupun kondisi keuangan dan kelangsungan usaha Perseroan saat ini.

Laporan ini merupakan bagian dari kewajiban emiten untuk melaporkan perkembangan rencana pemulihan kondisi kepada otoritas bursa dan publik guna memberikan transparansi terkait status suspensi saham perusahaan.

Artikel Terkait

Bank CIMB Niaga (BNGA) Tebar Dividen Rp4,06T, Cek Jadwalnya

PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp4,06 triliun

Free Float Susut, Ini Pemilik Manfaat Akhir Grup Tjokro (GPSO)

Struktur kepemilikan saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) mengalami perubahan tipis. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE) per 31 Maret 2026,

ADMR Bagi Dividen USD120 Juta, Cum Date 27 April 2026

Emiten tambang mineral PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) emiten milik Boy Thohir resmi mengumumkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025

Populer 7 Hari

Berita Terbaru