Emitentrust.com – PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk. (PADI) emiten afiliasi Hapsoro mengajukan permohonan kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk mencatatkan 205.248.080 saham baru yang berasal dari pelaksanaan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) dalam Penawaran Umum Terbatas (PUT) I atau rights issue.
Dalam surat bernomor OPR-1120/AJKI/072026 tertanggal 17 Juli 2026, Perseroan menyampaikan bahwa pelaksanaan HMETD secara scripless melalui sistem C-BEST pada 16 Juli 2026 menghasilkan pelaksanaan sebanyak 205.248.080 HMETD atau setara dengan jumlah saham baru yang diterbitkan.
Dengan tambahan tersebut, total HMETD yang telah dieksekusi sejak dimulainya rights issue mencapai 796.492.205 HMETD, meningkat dari realisasi sebelumnya sebanyak 591.244.125 HMETD.
Berdasarkan data Perseroan, jumlah HMETD yang tersedia pada awal periode pelaksanaan per 14 Juli 2026 mencapai 2.261.449.305 HMETD. Setelah pelaksanaan hingga 16 Juli 2026, masih terdapat 1.464.957.100 HMETD yang belum digunakan.
Seiring pelaksanaan rights issue tersebut, jumlah saham Perseroan meningkat dari 11.307.246.524 saham menjadi 12.103.738.729 saham. Perseroan meminta BEI untuk segera mencatatkan tambahan saham hasil pelaksanaan HMETD tersebut.
Pelaksanaan PUT I PADI sendiri berlangsung pada 14–27 Juli 2026, sehingga jumlah saham baru berpotensi terus bertambah hingga berakhirnya periode pelaksanaan HMETD.
PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI) saat ini mayoritas dimiliki oleh masyarakat/publik dengan porsi mencapai 96,85%. Selain itu, kendaraan investasi milik pengusaha Happy Hapsoro, yaitu PT Sentosa Bersama Mitra, juga tercatat memegang sekitar 4,67% k
Pada perdagangan hari ini Senin (20/7) saham PADI stagnan ke level Rp66.


