back to top

GEMS Grup Sinarmas Suntik Modal Anak Usaha Rp430M, Kenapa?

Emtrust – PT Golden Energy Mines Tbk. (GEMS) kembali melakukan langkah strategis dengan meningkatkan modal ditempatkan dan disetor pada anak usahanya, PT Trisula Kencana Sakti (TKS), pada 23 Desember 2025.

Corporate Secretary GEMS, Sudin, dalam keterangan tertulis Selasa (23/12), menyampaikan bahwa perseroan melakukan penambahan modal pada TKS dengan modal dasar sebanyak 900.000 lembar saham atau setara Rp450 miliar.

Dalam aksi korporasi tersebut, GEMS kini memiliki 860.349 lembar saham TKS dengan nilai Rp430,17 miliar. Sementara itu, modal ditempatkan dan disetor penuh tercatat sebanyak 860.350 lembar saham senilai Rp430,17 miliar, yang merepresentasikan kepemilikan efektif 100%.

Sebagai informasi, PT Trisula Kencana Sakti (TKS) merupakan anak usaha langsung GEMS, yang sebelumnya telah dimiliki sebesar 99,99%.

Sudin menjelaskan bahwa penambahan modal ini bersumber dari kas internal perseroan dan dilakukan sebagai bagian dari strategi untuk memperkuat posisi keuangan serta struktur permodalan anak usaha.

“Langkah ini bertujuan untuk memperkuat fundamental keuangan TKS sekaligus mendukung keberlanjutan pengembangan usaha ke depan,” ujar Sudin.

Artikel Terkait

HSG Ditutup Melesat 4,12%, Seluruh Sektor Kompak Menghijau

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan Senin (15/6/2026) dengan lonjakan signifikan lebih dari 4 persen. IHSG naik 247,31 poin atau 4,12 persen ke level 6.254,97, ditopang penguatan di seluruh sektor.

Pakuwon Jati (PWON) Jadwalkan Dividen Tunai Rp626M, Cum 22 Juni

Pakuwon Jati Tbk (PWON) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 11 Juni 2026.

MORA Targetkan 5 Juta Homepass Baru Usai Merger

PT Ekamas Mora Republik Tbk (MoraRepublic atau IDX:MORA) menyiapkan langkah ekspansi agresif sepanjang 2026 dengan memperluas ekosistem infrastruktur digital nasional. Setelah resmi menyelesaikan penggabungan usaha, perusahaan

Populer 7 Hari

Berita Terbaru