EmTrust – PT Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS) resmi berganti pengendali. Radiant Ruby Company Ltd menuntaskan aksi pengambilalihan saham AMMS pada 24 Desember 2025, sekaligus mengukuhkan diri sebagai pemegang saham pengendali baru Perseroan.
Dalam keterangannya Senin (29/12), manajemen AMMS mengungkapkan bahwa Radiant mengakuisisi sebanyak 630.001.369 saham AMMS, setara dengan 51,00 persen dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh. Saham tersebut berasal dari kepemilikan PT Mandara Mas Semesta sebanyak 599.563.869 saham serta Hartono Limmantoro sebanyak 30.437.500 saham.
Harga pengambilalihan ditetapkan sebesar Rp30 per saham, sehingga total nilai transaksi mencapai Rp18,90 miliar. Dengan rampungnya transaksi ini, Radiant Ruby Company Ltd secara resmi mengendalikan PT Agung Menjangan Mas Tbk.
Radiant Ruby Company Ltd merupakan perusahaan investasi yang berkedudukan di British Virgin Islands (BVI). Perseroan dikendalikan oleh Brian Limiardi dan David Viratama Batubara sebagai ultimate beneficial owners. Sebelum transaksi ini, Radiant beserta para pengendalinya tidak memiliki hubungan afiliasi dengan AMMS.
Manajemen Radiant menyebutkan bahwa pengambilalihan ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan kinerja dan transformasi bisnis AMMS. Ke depan, AMMS akan diarahkan untuk masuk ke industri aset keuangan digital, melalui pengembangan produk teknologi berbasis aset digital, termasuk digitalisasi atau representasi aset sesuai ketentuan regulator, serta program edukasi keuangan digital bagi pelaku usaha dan calon investor.
Seiring perubahan pengendali tersebut, Radiant akan melaksanakan penawaran tender wajib sesuai ketentuan POJK Nomor 9 Tahun 2018, yang akan diumumkan kepada publik dalam waktu dekat.
Sentimen pergantian pengendali ini langsung direspons pasar. Pada perdagangan Senin (29/12), saham AMMS melonjak mentok Auto Rejection Atas (ARA) ke level Rp420 per saham. Meski demikian, secara jangka pendek kinerja saham masih fluktuatif. Dalam sepekan terakhir, AMMS tercatat turun 0,94 persen dari harga Rp424 pada 19 Desember 2025. Dalam sebulan, saham ini terkoreksi 13,5 persen dari level Rp486 pada awal Desember 2025.
Namun secara tahunan, pergerakan saham AMMS tergolong fenomenal. Secara year to date (YTD), saham AMMS telah terbang sekitar 950 persen, dari harga Rp40 pada awal Januari 2025.


