back to top

Private Placement Tuntas, Saham ARII Terbang!

EmTrust – Emiten pertambangan batu bara PT Atlas Resources Tbk (ARII) resmi menuntaskan aksi korporasi penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement. Melalui aksi ini, Perseroan menerbitkan sebanyak 319 juta saham baru.

Presiden Direktur PT Atlas Resources Tbk, Andre Abdi dalam keterangannya Senin (29/12) mengungkapkan bahwa seluruh saham hasil private placement tersebut diserap oleh investor lokal, PT Infra Alpha Investindo, perusahaan yang bergerak di bidang trading dan investasi. Adapun harga pelaksanaan ditetapkan sebesar Rp273 per saham.

, menyampaikan bahwa seluruh saham baru tersebut telah resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 22 Desember 2025.

“Seluruh saham baru tersebut telah dicatatkan di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 22 Desember 2025,” ujar Andre dalam keterangan tertulisnya.

Aksi korporasi ini sebelumnya telah memperoleh restu pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar pada 29 Oktober 2025. Saham baru yang diterbitkan setara dengan 8,5% dari total saham ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.

Dengan rampungnya private placement ini, jumlah saham beredar PT Atlas Resources Tbk meningkat signifikan dari sebelumnya 3,43 miliar saham menjadi 3,75 miliar saham, memperkuat struktur permodalan Perseroan ke depan.

Pada perdagangan hari ini Senin (29/12) saham ARII naik 3,9 persen ke level Rp320 per lembar. Dalam sepekan terakhir drop 4,6 persen dari harga Rp336 pada 19 Desember 2025. Dalam sebulan terbang 18,5 persen dari harga Rp270 pada 1 Desember 2025.

Artikel Terkait

Pakuwon Jati (PWON) Jadwalkan Dividen Tunai Rp626M, Cum 22 Juni

Pakuwon Jati Tbk (PWON) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 11 Juni 2026.

MORA Targetkan 5 Juta Homepass Baru Usai Merger

PT Ekamas Mora Republik Tbk (MoraRepublic atau IDX:MORA) menyiapkan langkah ekspansi agresif sepanjang 2026 dengan memperluas ekosistem infrastruktur digital nasional. Setelah resmi menyelesaikan penggabungan usaha, perusahaan

Rugi Hampir Rp23M, FLMC Putuskan Nihil Dividen

PT Falmaco Nonwoven Industri Tbk (FLMC) memutuskan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025 setelah Perseroan membukukan rugi bersih sebesar Rp22,96 miliar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru