back to top

Direktur GULA Divestasi 15 Juta Saham, Raup Rp4,32M

Emitentrust– PT Aman Agrindo Tbk (GULA) melaporkan adanya perubahan kepemilikan saham oleh salah satu anggota direksinya pada awal tahun 2026.

Dalam laporan tertanggal 12 Januari 2026 tersebut, Andreas Utomo tercatat melepas sebanyak 15.000.000 lembar saham GULA pada tanggal 9 Januari 2026.

Transaksi dilakukan pada harga Rp288 per saham, sehingga total nilai penjualan saham tersebut mencapai sekitar Rp4,32 miliar.

Aksi divestasi ini menyebabkan porsi kepemilikan Andreas Utomo di GULA turun dari sebelumnya 110.876.400 saham atau setara 10,36% menjadi 95.876.400 saham atau sekitar 8,96% dari total saham beredar.

Pasca transaksi, porsi kepemilikan saham Suhendra Prawira Widjaja di ULTJ meningkat menjadi 134,2 juta lembar saham atau setara 1,29%. Sebelumnya, ia tercatat memiliki 128,9 juta lembar saham atau sekitar 1,24%.

Pada perdagangan Senin (12/1) saham GULA melambung 18,3 persen ke level Rp1362 Dalam sepekan terakhir naik 33,5 persen dari harga Rp274 pada 6 Januari 2026. Dalam sebulan naik 33,5 persen dari harga Rp274pada 12 Desember 2025.

Artikel Terkait

KOTA Berbalik Jadi Untung Rp41,63M di 2025, Ini Pemicunya

PT DMS Propertindo Tbk (KOTA) berhasil mencatatkan kinerja gemilang sepanjang 2025 dengan membalikkan posisi dari rugi menjadi laba.

ADRO Jadwalkan Pembagian Dividen Tunai, Cum 27 April 2026

Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO). Emiten tambang ini resmi membagikan dividen tunai sebesar USD197,5 juta untuk tahun buku 2025.

Market Cap BEI Melonjak 7,18%, Tembus Rp13.189T Dalam Sepekan

Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam sepekan perdagangan periode 13—17 April 2026 mencatat Kapitalisasi pasar melonjak 7,18% menjadi Rp13.189 triliun dari sebelumnya Rp12.305 triliun.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru