back to top

Disuspensi Akibat Lonjakan Ratusan Persen, Ini Dalih Bos KOCI

Emitentrust.com– PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI) merespons permintaan klarifikasi Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait volatilitas transaksi saham yang terjadi di pasar dalam sebulan terakhir yang berujung kena suspensi.

Perlu diketahui KOCI dalam status supensi sejak Perdagangan Senin (12/1). Sebelum suspensi pada perdagangan terakhirJumat (9/1) SOCI berada di harga Rp198 per saham.

KOCI dalam sepekan terakhir terbang 104 persen dari harga Rp97 pada 7 Januari 2026. Dalam sebulan naik 127 persen dari harga Rp87 pada 15 Desember 2025. Dalam enam bulan terbang 288 persen dari harga Rp51 pada 14 Juli 2025.

Direktur Utama KOCI, Kan Eddy, menegaskan bahwa hingga saat ini Perseroan tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai saham maupun keputusan investasi pemodal, sebagaimana diatur dalam POJK No.31/POJK.04/2015 tentang keterbukaan informasi.

” Perseroan juga memastikan tidak terdapat informasi material lain yang belum diungkapkan ke publik, termasuk kejadian penting yang berpotensi memengaruhi harga saham maupun kelangsungan usaha perusahaan,” jelas Kan Eddy dalam surat klarifikasi yang disampaikan ke BEI Selasa (13/1).

Selain itu, manajemen KOCI menyatakan tidak mengetahui adanya aktivitas transaksi dari pemegang saham tertentu, sebagaimana diatur dalam POJK No.11/POJK.04/2017 terkait laporan kepemilikan saham.

Lebih lanjut, KOCI menegaskan bahwa tidak terdapat rencana aksi korporasi dalam waktu dekat, termasuk tindakan yang berpotensi berdampak pada pencatatan saham Perseroan di Bursa hingga tiga bulan ke depan.

Manajemen juga telah melakukan konfirmasi kepada pemegang saham utama dan pengendali, yang menyatakan bahwa tidak ada rencana apa pun terkait perubahan kepemilikan saham di Perseroan saat ini.

Dengan demikian, Perseroan menegaskan bahwa volatilitas pergerakan saham KOCI bukan disebabkan oleh informasi atau aksi korporasi dari internal perusahaan.

PT Kokoh Exa Nusantara Tbk (KOCI) bergerak dalam industri real estate dan konstruksi. Perusahaan ini didirikan pada tahun 2019 di Bangkalan, Madura, Jawa Timur. Perusahaan ini tengah mengembangkan Kawasan Perumahan Kokoh City di Bangkalan, sekitar 15km dari Surabaya

KOCI mencatatkan sahamnya (IPO) di BEI pada 6 Oktober 2023 sebanyak 450.000.000 Saham atau 10,19% dari modal disetor pada harga perdana Rp120. Dana yang diraup dari IPO tersebut senilai Rp54 miliar dan bertindak sebagai Penjamin Emisi Utama PT. Panca Global Sekuritas (PEGE).

Artikel Terkait

Market Cap BEI Susut 0,14% Jadi Rp10.287T dalam Sepekan

Kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami penurunan pada perdagangan sepekan periode 29 Juni hingga 3 Juli 2026. Nilai kapitalisasi pasar tercatat turun 0,14% menjadi Rp10.287 triliun dibandingkan Rp10.302 triliun pada penutupan pekan sebelumnya.

Perintis Triniti Propert (TRIN) Kebut Proyek Kawasan Industri di Lampung

PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRINLAND) kembali mencatatkan perkembangan positif dalam pembangunan proyek logistik unggulannya, Holdwell Business Park di Lampung. Perseroan telah menyelesaikan tahapan topping off untuk bangunan Storage House pada 28 Juni 2026,

Bank Raya (AGRO) Genjot Transaksi Digital Lewat Lala Market Vol.11

Bank Raya (AGRO) bank digital bagian dari BRI Group, kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong adopsi transaksi digital melalui kolaborasi pada ajang Lala Market Vol.11 yang berlangsung pada 3–5 Juli 2026 di Balai Kartini, Jakarta Selatan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru