back to top

Perdagangan Dibuka Kembali, BEI Aktifkan Saham GRPM dan AIMS

EmTrust – Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali perdagangan saham dan Waran Seri I PT Graha Prima Mentari Tbk (GRPM; GRPM-W) serta saham PT Artha Mahiya Investama Tbk (AIMS) setelah sebelumnya dihentikan sementara.

Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, dalam keterangan tertulis pada Jumat (23/1), menyampaikan bahwa pembukaan kembali perdagangan tersebut berlaku mulai sesi I pada 26 Januari 2026. Saham GRPM dan AIMS kembali diperdagangkan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai, sementara waran GRPM-W dibuka kembali di seluruh pasar.

“Pembukaan kembali perdagangan dilakukan setelah berakhirnya masa penghentian sementara yang sebelumnya diterapkan oleh Bursa,” ujar Yulianto.

Sebagai informasi, BEI sebelumnya melakukan suspensi terhadap saham GRPM dan AIMS masing-masing pada 12 Januari dan 23 Januari 2026. Suspensi tersebut diberlakukan menyusul terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan, sebagai langkah perlindungan bagi investor dan untuk menjaga perdagangan efek yang teratur, wajar, dan efisien.

BEI mengimbau kepada seluruh pihak yang berkepentingan agar senantiasa memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh emiten serta mencermati risiko sebelum mengambil keputusan investasi.

Artikel Terkait

Pengendali Blue Bird Buang 52,56 Juta Saham BIRD Harga Rp1.490 per Lembar

Komisaris PT Blue Bird Tbk (BIRD), Sri Adriyani Lestari, melaporkan penjualan sebagian kepemilikan sahamnya di perseroan pada 15 Juni 2026.

Komisaris UFOE Lepas Saham di Pasar Harga Rp134 per Lembar

Komisaris PT Damai Sejahtera Abadi Tbk (UFOE), Ir. Pudji Harianto, melakukan penjualan sebagian kepemilikan sahamnya di perseroan pada 7 Juli 2026. Berdasarkan laporan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), transaksi tersebut

Saham PRDL Langsung ARA 35% Saat Debut Perdana di BEI

PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL) mengawali debutnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan performa impresif. Pada perdagangan perdana, Kamis (9/7/2026), saham PRDL langsung menyentuh batas auto rejection atas (ARA)

Populer 7 Hari

Berita Terbaru