back to top

IHSG Ditutup Berbalik Hijau Ditopang Saham Teknologi

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis pada akhir perdagangan Selasa (27/1/2026). IHSG naik 4,89 poin atau 0,05% ke level 8.980,23, setelah bergerak fluktuatif sepanjang sesi perdagangan.

Penguatan IHSG ditopang oleh kinerja positif lima indeks sektoral. Sektor teknologi mencatatkan kenaikan terbesar sebesar 2,14%, diikuti sektor barang konsumen siklikal yang menguat 1,72%, serta sektor infrastruktur yang naik 1,59%. Kinerja positif sektor-sektor tersebut berhasil menahan tekanan dari sektor lain yang masih bergerak di zona merah.

Di sisi lain, enam indeks sektoral mengalami pelemahan. Sektor perindustrian menjadi pemberat utama dengan koreksi 3,45%, disusul sektor barang baku yang turun 1,43% dan sektor kesehatan yang melemah 0,47%.

Aktivitas perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) terpantau ramai. Total volume transaksi mencapai 58,18 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp27,07 triliun. Tercatat 279 saham menguat, 410 saham melemah, dan 117 saham stagnan.

Sejumlah saham mencatatkan kenaikan signifikan, di antaranya Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang naik Rp5.400 menjadi Rp116.000 per saham, ARKO yang menguat Rp1.050 ke Rp11.700 per saham, serta Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) yang naik Rp675 menjadi Rp15.775 per saham.

Sementara itu, tekanan jual menekan beberapa saham besar. Multipolar Technology Tbk (MLPT) turun Rp2.375 ke Rp60.600 per saham, United Tractors Tbk (UNTR) melemah Rp1.600 ke Rp25.675 per saham, dan POLU turun Rp1.550 ke Rp21.850 per saham.

Dari sisi aktivitas, Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi saham teraktif dengan frekuensi transaksi mencapai 134.817 kali dan nilai transaksi Rp1,9 triliun. Disusul JAST yang diperdagangkan 110.959 kali senilai Rp246 miliar, serta INET dengan 90.474 kali transaksi senilai Rp653 miliar.

Pada kelompok saham unggulan LQ45, penguatan dipimpin oleh GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) yang melonjak 8,33%, Surya Citra Media Tbk (SCMA) naik 6,29%, dan Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menguat 4,88%.

Sebaliknya, saham LQ45 yang berada di zona merah antara lain Astra International Tbk (ASII) yang anjlok 8,36%, Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) turun 6,96%, serta United Tractors Tbk (UNTR) yang melemah 5,87%.

Artikel Terkait

BEI Umumkan Saham Dikuasai Segelintir Investor, Ini Emitennya!

Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mengeluarkan pengumuman penting terkait sejumlah emiten yang memiliki kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi atau high shareholding concentration per 31 Maret 2026.

Bengkak 348%! PTPP Rugi Hampir Rp8T di 2025

PT PP (Persero) Tbk (PTPP) mencatatkan rugi bersih sebesar Rp7,99 triliun sepanjang 2025, membengkak sekitar 348% dibandingkan rugi Rp1,78 triliun pada 2024 (YoY).

KB Bank (BBKP) Tinggalkan Rugi Triliunan di 2025

PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) (sebelumnya Bank Bukopin) berhasil membalikkan kinerja secara signifikan sepanjang 2025 dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp66,6 miliar, berbanding terbalik dari rugi Rp6,33 triliun pada 2024,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru