back to top

IHSG & Market Cap Kompak Ambles Diatas 4% Dalam Sepekan

Emitentrust.com- Perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) sepanjang periode 2–6 Februari 2026 berakhir dengan tekanan kuat di hampir seluruh indikator pasar.
Meski investor asing tercatat melakukan beli bersih (net buy) Rp944,31 miliar pada perdagangan terakhir pekan ini.

Secara year to date (YtD) 2026, investor asing justru masih mencatatkan jual bersih (net sell) jumbo senilai Rp11,02 triliun, mencerminkan kehati-hatian global terhadap pasar saham domestik.

Tekanan paling terasa terjadi pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Sepanjang pekan ini, IHSG terkoreksi tajam 4,73% dan ditutup di level 7.935,260, turun dari posisi 8.329,606 pada pekan sebelumnya.

Koreksi indeks tersebut turut menyeret kapitalisasi pasar BEI yang menyusut 4,69% menjadi Rp14.341 triliun, dibandingkan Rp15.046 triliun pada sepekan sebelumnya. Artinya, sekitar Rp705 triliun nilai pasar menguap hanya dalam sepekan.

Rata-rata frekuensi transaksi harian anjlok 28,62% menjadi 2,72 juta kali transaksi, dari pekan sebelumnya 3,82 juta kali transaksi per hari.

Sementara itu, rata-rata volume transaksi harian bursa turun lebih dalam, yakni 31,75% menjadi 43,2 miliar lembar saham, dari 63,3 miliar lembar saham pada pekan lalu.

Tekanan terbesar terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian, yang merosot 43,45% menjadi hanya Rp24,75 triliun, dibandingkan Rp43,76 triliun pada pekan sebelumnya.

Artikel Terkait

Pemilik Manfaat Akhir SIDO Serok Saham Harga Atas

PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) menyampaikan bahwa Direktur sekaligus pemilik manfaat akhir perseroan, Irwan Hidayat, menambah kepemilikan sahamnya pada 13 Mei 2026.

Rosan Sebut Saham BUMN Masih Murah, Yield Dividen di Atas 10%

Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menilai investasi di pasar saham Indonesia masih sangat menarik untuk jangka panjang, terutama karena sejumlah emiten Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

FOLK Dilego 53,5 Juta Saham Harga Diskon, Ada Apa?

PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK) menyampaikan bahwa Sumber Garam Pratama selaku Pemegang saham , melakukan divestasi sebanyak 53,56 juta saham pada 13 Mei 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru