back to top

CASH Rugi Bengkak Hampir 2 Kali Lipat di 2025

Emitentrust.com – PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH) mencatat rugi bersih Rp67,73 miliar sepanjang 2025, melonjak sekitar 94,6% dibandingkan rugi 2024 sebesar Rp34,80 miliar. Lonjakan kerugian terjadi di tengah penurunan pendapatan dan membengkaknya beban operasional serta beban keuangan.

Sementara Rugi per saham dasar dan dilusian tercatat Rp47,60 per saham, hampir dua kali lipat dibandingkan Rp23,57 per saham pada tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 31 Desember 2025, pendapatan perseroan turun menjadi Rp110,18 miliar dari Rp138,34 miliar pada 2024.

Meski laba bruto naik tipis menjadi Rp20,17 miliar dari Rp19,00 miliar, tekanan di level operasional membuat kinerja kembali terpuruk.

Rugi usaha tercatat Rp45,97 miliar, melebar dari Rp35,97 miliar pada tahun sebelumnya. Beban umum dan administrasi masih tinggi di kisaran Rp53,33 miliar, sementara kerugian penurunan nilai piutang melonjak drastis menjadi Rp11,16 miliar dari hanya Rp360 juta pada 2024.

Di sisi lain, beban keuangan naik signifikan menjadi Rp10,67 miliar dari Rp6,94 miliar. Setelah memperhitungkan pajak penghasilan sebesar Rp12,90 miliar, rugi tahun berjalan pun membengkak menjadi Rp67,73 miliar.

Dari sisi neraca, total aset perseroan meningkat menjadi Rp271,63 miliar dari Rp233,63 miliar. Kas dan setara kas melonjak tajam menjadi Rp71,89 miliar dari Rp17,03 miliar, didorong arus kas pendanaan yang positif.

Namun, total liabilitas melonjak drastis menjadi Rp209,59 miliar dari Rp112,50 miliar. Kenaikan signifikan terutama berasal dari utang lain-lain jangka panjang yang meningkat menjadi Rp91,47 miliar serta kenaikan uang muka penjualan dan pendapatan diterima di muka menjadi Rp52,67 miliar.

Sementara itu, ekuitas tergerus tajam menjadi Rp62,03 miliar dari Rp121,13 miliar pada akhir 2024, seiring defisit yang semakin dalam hingga Rp197,38 miliar.

Dari sisi arus kas, aktivitas operasi menghasilkan kas positif Rp22,90 miliar, berbalik dari arus kas negatif Rp27,21 miliar pada 2024. Aktivitas pendanaan juga menyumbang kas bersih Rp36,52 miliar, terutama dari pinjaman pihak berelasi.

Artikel Terkait

IHSG Tutup Akhir Pekan Bergairah! KLBF dan TLKM Pimpin LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan akhir pekan, Jumat (17/7/2026), di zona hijau. IHSG menguat 67,32 poin atau 1,10% ke level 6.175,53, didorong penguatan mayoritas sektor serta aksi beli pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.

MSCI Ubah Aturan Saham Extreme Price Increase, Berlaku Mulai Review Agustus 2026

Penyedia indeks global MSCI Inc. mengumumkan perubahan metodologi penyaringan saham yang mengalami Extreme Price Increase (EPI).

KREN Kantongi Restu Buyback Saham Rp50M

PT Quantum Clovera Investama Tbk. (KREN) memperoleh persetujuan pemegang saham untuk melaksanakan pembelian kembali (buyback) saham dengan nilai maksimal Rp50 miliar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru