back to top

CTRA Klarifikasi Terkait Mal Ciputra Cibubur Terbakar

Emitentrust.com- PT Ciputra Development Tbk (CTRA) akhirnya buka suara terkait pemberitaan insiden kebakaran yang terjadi di Mal Ciputra Cibubur, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Corporate Secretary CTRA, Tulus Santoso, membenarkan bahwa peristiwa kebakaran tersebut memang terjadi di area Mal Ciputra Cibubur pada waktu sebagaimana diberitakan media.

Namun, Tulus menegaskan bahwa Mal Ciputra Cibubur bukan merupakan unit usaha yang berada di bawah grup CTRA maupun entitas anak usahanya.

Menurut penjelasan manajemen, pusat perbelanjaan tersebut dimiliki oleh perusahaan hasil penyertaan modal bersama mitra investor pihak ketiga, yang berada di bawah perseroan terbatas tertutup (privat).

“Sehubungan dengan penjelasan tersebut, kami berkeyakinan bahwa pemberitaan yang dimaksudkan tidak mempengaruhi kelangsungan hidup usaha CTRA dan tidak mempengaruhi harga saham CTRA,” ujar Tulus.

Pernyataan ini sekaligus merespons kekhawatiran pasar atas potensi dampak insiden terhadap kinerja dan operasional perseroan.

Berdasarkan laporan media, termasuk pemberitaan dari Kompas.com, kebakaran diduga dipicu oleh percikan api dari aktivitas pengelasan pada bagian logo reklame.

Kabid Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Kota Bekasi, Namar Naris, menyebut laporan diterima sekitar pukul 13.41 WIB pada Selasa (17/2/2026).

Petugas langsung mengerahkan dua unit mobil pemadam dan tiba di lokasi pukul 13.52 WIB. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 14.22 WIB.

Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Dengan klarifikasi resmi ini, manajemen CTRA menegaskan bahwa insiden tersebut:

Tidak berdampak pada operasional inti perseroan

Tidak mempengaruhi kelangsungan usaha

Tidak berdampak terhadap harga saham.

Artikel Terkait

IHSG Terbang ke 6.430 di Sesi I, Saham Grup Bakrie Jadi Primadona

ndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan penguatannya pada perdagangan sesi pertama, Kamis (23/7/2026). IHSG ditutup menguat 95,67 poin atau 1,51% ke level 6.430,15, ditopang penguatan seluruh sektor di Bursa Efek Indonesia (BEI).

MGNA Sebut Dana Waran Seri II Rp343 Miliar Tak Tersisa

PT Magna Investama Mandiri Tbk (MGNA) melaporkan realisasi penggunaan dana hasil konversi Waran Seri II sebesar Rp343,29 miliar sesuai dengan rencana penggunaan dana yang telah disampaikan dalam prospektus.

BEI Bekukan Penuh Saham Multi Agro Gemilang (MAGP), Ini Penyebabnya

Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan menghentikan sementara perdagangan saham PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk (MAGP) di seluruh pasar mulai sesi I Periodic Call Auction pada Kamis (23/7/2026).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru