back to top

MKBD Tekor, BEI Hentikan Aktivitas Wanteg Sekuritas (AN)

Emitentrust.com – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi mengumumkan penghentian aktivitas perdagangan Efek oleh PT Wanteg Sekuritas terhitung sejak sesi I perdagangan pada 24 Februari 2026.

Pengumuman tersebut tertuang dalam Pengumuman No. Peng-00014/BEI.ANG/02-2026. Langkah ini dilakukan berdasarkan permintaan dari PT Wanteg Sekuritas sendiri untuk menghentikan aktivitas perdagangan di Bursa, sebagaimana diatur dalam ketentuan II.2.1 Peraturan Bursa Nomor III-G tentang Suspensi dan Pencabutan Persetujuan Keanggotaan Bursa.

Tak hanya itu, BEI juga menyebut keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan hasil pemantauan terhadap status kelayakan operasional perusahaan.

Dengan keputusan tersebut, mulai 24 Februari 2026, PT Wanteg Sekuritas tidak diperkenankan melakukan aktivitas perdagangan di Bursa hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.

Pengumuman ini ditandatangani oleh Direktur BEI Irvan Susandy dan Kristian S. Manullang pada 24 Februari 2026 di Jakarta.

Sebagai informasi WANTEG Sekuritas memliki kode perdagangan AN. Berdasarkan data terbaru, perusahaan yang berdiri melalui Akta No. 109 tertanggal 27 Februari 1989 ini memiliki modal dasar sebesar Rp100 miliar dengan modal disetor Rp50 miliar.

Nilai Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) terakhir WANTEG Sekuritas tercatat sebesar Rp26,94 miliar.

Angka ini menjadi perhatian pelaku pasar, mengingat MKBD merupakan indikator penting kesehatan keuangan perusahaan efek.

WANTEG Sekuritas sebelumnya mengantongi sejumlah izin usaha strategis, antara lain: Perantara Pedagang Efek, Penjamin Emisi Efek, Perdagangan Margin, Online Trading, Online Account Opening (AO)

Kantor pusat perusahaan berlokasi di AKR Tower, Jl. Panjang, Jakarta Barat (11530).

Struktur Manajemen & Pemegang Saham

Dari sisi manajemen WANTEG Sekuritas diisi oleh:

Puryanto – Komisaris Utama

I Made Yoga – Komisaris Independen

Budi Susetyo – Komisaris

Wijanti Jatno – Direktur Utama

Dharma Lantap – Direktur

Indrawati Widjaya – Direktur

Adapun struktur kepemilikan saham perusahaan didominasi oleh PT Wanteg Selaras Alam sebesar 99%, sementara 1% dimiliki oleh Tan Karyanto.

Artikel Terkait

Market Cap BEI Melonjak 7,18%, Tembus Rp13.189T Dalam Sepekan

Bursa Efek Indonesia (BEI) dalam sepekan perdagangan periode 13—17 April 2026 mencatat Kapitalisasi pasar melonjak 7,18% menjadi Rp13.189 triliun dari sebelumnya Rp12.305 triliun.

BEI Layangkan Surat ke Emiten Grup Bakrie (DEWA)

Bursa Efek Indinesia (BEI) melayangkan surat ke Darma Henwa Tbk (DEWA) terkait kabar rencana penawaran umum perdana saham (IPO) anak usahanya PT Gayo Mineral Resources (GMR),

IHSG Bangkit di Akhir Pekan, Reli Sepekan Tembus 2% Lebih

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil bangkit pada penutupan perdagangan akhir pekan Jumat (17/4/2026), setelah sempat tertekan dalam dua hari sebelumnya. IHSG ditutup menguat 12,62 poin atau 0,17% ke level 7.634,00.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru