Emitentrust.com – PT United Tractors Tbk (UNTR) mencatatkan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp14,81 triliun sepanjang 2025. Angka ini ambles 24,17% dibandingkan laba bersih tahun 2024 yang mencapai Rp19,53 triliun.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian yang berakhir 31 Desember 2025, penurunan laba terjadi seiring melemahnya pendapatan dan tekanan pada margin usaha.
Pendapatan bersih perseroan tercatat sebesar Rp131,30 triliun, turun 2,32% dibandingkan Rp134,43 triliun pada 2024. Sementara itu, beban pokok pendapatan meningkat menjadi Rp101,60 triliun dari Rp100,60 triliun, sehingga laba bruto turun menjadi Rp29,70 triliun dari Rp33,83 triliun.
Laba sebelum pajak tercatat Rp20,18 triliun, merosot 22,07% dari Rp25,90 triliun pada tahun sebelumnya. Setelah dikurangi beban pajak penghasilan sebesar Rp5,01 triliun, laba tahun berjalan menjadi Rp15,18 triliun, turun dari Rp20,12 triliun.
Dari sisi per saham, laba per saham dasar dan dilusian ikut terkoreksi menjadi Rp4.082 per saham, dari sebelumnya Rp5.378 per saham.
Meski laba tertekan, posisi keuangan perusahaan masih menunjukkan pertumbuhan aset. Total aset United Tractors naik menjadi Rp177,64 triliun per akhir 2025, dibandingkan Rp169,48 triliun pada akhir 2024.
Total liabilitas meningkat menjadi Rp74,50 triliun dari Rp71,31 triliun. Sementara itu, total ekuitas tumbuh menjadi Rp103,14 triliun dari Rp98,18 triliun.
Kas bersih dari aktivitas operasi tercatat sebesar Rp27,14 triliun, turun dari Rp30,04 triliun pada 2024.


