back to top

PANI Ungkap Laba Melonjak 10 Kali Lipat, Ini Pemicunya

Emitentrust.com – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) mencatatkan lonjakan kinerja keuangan yang impresif pada kuartal I 2026. Emiten pengembang kawasan PIK2 tersebut membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp578 miliar, melonjak lebih dari 10 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sejalan dengan peningkatan laba, PANI juga membukukan pendapatan sebesar Rp1,1 triliun pada tiga bulan pertama tahun ini, mencerminkan kuatnya permintaan pasar terhadap produk-produk properti yang dikembangkan Perseroan.

Direktur Utama PANI, Sugianto Kusuma, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari strategi pengembangan kawasan pesisir modern PIK2 yang dilakukan secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir.

“Perkembangan PIK2 menunjukkan bahwa kawasan ini terus bertumbuh tidak hanya dari sisi properti, tetapi juga dari perluasan aktivitas bisnis, pariwisata, hiburan, dan gaya hidup,” ujar Sugianto Kusuma dalam ajang Public Expose Live 2026 yang diselenggarakan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (11/6/2026).

Menurut Perseroan, pertumbuhan signifikan tersebut terutama ditopang oleh tingginya permintaan terhadap kaveling tanah komersial di kawasan Central Business District (CBD) PIK2. Lahan-lahan komersial di kawasan tersebut terus menarik minat investor strategis dan pelaku usaha yang ingin mengembangkan bisnis di kawasan mandiri yang berkembang pesat.

Dari sisi fundamental, posisi keuangan Perseroan juga semakin kuat. Hingga 31 Maret 2026, total aset PANI telah mencapai sekitar Rp50 triliun. Perseroan juga memiliki cadangan lahan (land bank) seluas 1.825 hektare yang menjadi modal penting untuk mendukung pengembangan proyek-proyek residensial maupun komersial dalam jangka panjang.

Selain pengembangan properti, PANI juga terus memperkuat ekosistem kawasan melalui pembangunan berbagai fasilitas strategis. Salah satunya adalah Nusantara International Convention Exhibition (NICE) yang dibangun oleh anak usaha Perseroan, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK).

Gedung MICE terbesar di Indonesia tersebut memiliki kapasitas hingga 104.000 orang dan telah mengamankan puluhan agenda kegiatan berskala nasional maupun internasional, yang diharapkan dapat meningkatkan aktivitas ekonomi di kawasan PIK2.

Dari sisi konektivitas, pembukaan bertahap Jalan Tol KATARAJA juga menjadi faktor pendukung pertumbuhan kawasan. Infrastruktur tersebut menghubungkan langsung PIK2 dengan Bandara Internasional Soekarno-Hatta serta jaringan jalan tol utama Jabodetabek sehingga mempercepat aksesibilitas dan meningkatkan daya tarik investasi.

Artikel Terkait

IHSG Ambles 1,91% di Sesi I, Seluruh Sektor Merah

IHSG berbalik arah dan kembali tertekan pada perdagangan sesi pertama Kamis (11/6/2026). Setelah sempat menikmati reli kuat dalam beberapa hari terakhir

IGAR Putuskan Dividen Rp5 per Saham dan Ganti Dirut

PT Champion Pacific Indonesia Tbk (IGAR) resmi memutuskan pembagian dividen tunai kepada para pemegang saham sekaligus melakukan perombakan jajaran direksi dan komisaris dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

SCCO Beri Jadwal Dividen Rp100 per Saham, Cair 7 Juli

PT Supreme Cable Manufacturing & Commerce Tbk (SCCO) resmi akan membagikan dividen tunai sebesar Rp82,23 miliar atau Rp100 per saham kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru