back to top

Ekspansi Bisnis, Kobexindo Buka Cabang Manado dan Perluas Jaringan Layanan

EmitenTrust.com – PT Kobexindo Tractors Tbk (BEI: “KOBX”) penyedia alat berat terintegrasi, meresmikan cabang ke-16 di Manado, ibu kota Provinsi Sulawesi Utara, sebagai langkah strategis memperkuat jaringan operasional dan layanan di Indonesia bagian timur.

Acara peresmian ini dihadiri oleh Direktur Utama PT Kobexindo Tractors Tbk Andry B. Limawan, Direktur Kobexindo, Wiwit Hadi Suwito, dan Direktur Utama PT HD Hyundai Infracore Asia, Hee Woong Shin.

Secara simbolis, usai seremonial peresmian cabang, Kobexindo bersama Develon melaksanakan serah terima unit Excavator DX220 kelas 20-ton kepada pelanggan di Manado. Penyerahan ini tidak sekadar menjadi momentum seremoni, melainkan juga tonggak penting sebagai bentuk apresiasi atas kepercayaan yang telah diberikan konsumen kepada Perseroan.

Andry B. Limawan, Direktur Utama PT Kobexindo Tractors Tbk mengatakan, “Ini merupakan momen yang menandai awal dari komitmen jangka panjang Kobexindo dalam menghadirkan dukungan penuh layanan purna jual, mencakup kesiapan servis, ketersediaan suku cadang, serta pendampingan teknis guna memastikan produktivitas dan keandalan unit di lapangan tetap optimal untuk daerah Manado dan sekitarnya.”

Selanjutnya Andry B. Limawan menambahkan, “Ekspansi ini menegaskan komitmen Perseroan untuk memperkuat pasar alat berat di Indonesia Timur. Kami berharap, dengan dibukanya cabang Manado akan semakin mendekatkan dengan pelanggan serta menghadirkan dukungan yang lebih cepat dan komprehensif di kawasan dengan potensi ekonomi yang terus berkembang.”

Sulawesi, termasuk Sulawesi Utara, dikenal memiliki aktivitas pertambangan yang signifikan, khususnya komoditas emas dan mineral lainnya. Selain itu, sektor perkebunan—seperti kelapa, kelapa sawit, dan komoditas turunan—serta pembangunan infrastruktur dan properti turut mendorong kebutuhan alat berat yang andal dan produktif. Pertumbuhan proyek-proyek tersebut menjadikan kawasan ini sebagai salah satu pasar strategis bagi industri alat berat di Indonesia bagian timur.

Kehadiran cabang Manado melengkapi jaringan Kobexindo di Pulau Sulawesi yang sebelumnya telah hadir di Makassar. Dengan demikian, Perseroan kini memiliki cakupan layanan yang lebih merata dari Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, hingga Sulawesi Utara, memungkinkan dukungan yang lebih cepat dan efisien bagi proyek pelanggan di seluruh wilayah tersebut.

Cabang Manado mengusung layanan terintegrasi 3S (Sales, Service, Sparepart) yang didukung teknisi berpengalaman dan tersertifikasi. Fasilitas ini dirancang untuk meningkatkan waktu respons servis, memastikan ketersediaan suku cadang, serta menjaga keandalan operasional unit di lapangan.

Dukungan ini diperkuat dengan penawaran lini excavator Develon dengan kapasitas 6-ton hingga 100-ton, serta dump truck Shacman yang telah terbukti dan diterima dengan baik di pasar Sulawesi. Produk-produk ini dirancang sesuai dengan karakter dan kebutuhan berbagai proyek—mulai dari pertambangan, pembangunan infrastruktur, konstruksi sipil, hingga operasional perkebunan.

Andry B. Limawan, menyampaikan bahwa ekspansi ini mencerminkan langkah strategis Perseroan dalam menangkap potensi pertumbuhan kawasan timur Indonesia.

“Sulawesi memiliki potensi sumber daya alam dan pembangunan infrastruktur yang terus berkembang. Dengan hadirnya cabang Manado yang melengkapi Makassar, kami memperluas jangkauan layanan secara lebih terintegrasi di seluruh Pulau Sulawesi. Ini berarti dukungan teknis yang lebih dekat, respons yang lebih cepat, dan solusi alat berat yang lebih sesuai dengan kebutuhan proyek pelanggan. Langkah ini memperkuat posisi Kobexindo sebagai mitra strategis pertumbuhan industri di Indonesia Timur,” ujar Andry.

Kobexindo kini didukung oleh 1 kantor pusat, 1 kantor pusat dukungan produk, serta 16 cabang di berbagai wilayah strategis nasional. Perluasan jaringan ini menjadi bagian dari komitmen Perseroan untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperkuat penetrasi pasar, serta mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di tengah dinamika industri alat berat yang semakin kompetitif dan dinamis.

Artikel Terkait

Mirae Asset Klarifikasi Isu Rp14,5T, Hingga Dana Nasabah

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bareskrim Polri diketahui mendatangi kantor PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia pada Rabu (4/3/2026).

IHSG Ditutup Anjlok 1,62%, Hampir Semua Sektor Merah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada akhir perdagangan Jumat (6/3/2026). IHSG merosot 124,85 poin atau 1,62% ke level 7.585,68.

Free Float INKP Bengkak, Cucu Pendiri Sinarmas Grup Penerima Akhir

Struktur kepemilikan saham emiten pulp dan kertas PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) masih didominasi kelompok usaha Sinar Mas.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru