Emitentrust.com – PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) emiten migas milik Hapsoro sepanjang 2025 berhasil membukukan laba bersih sebesar US$13,95 juta, melonjak 127% dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar sekitar US$6,15 juta.
Dalam laporan keuangan yang diterbitka Kamis (19/3) disebutkan laba tersebut ditopang oleh lonjakan pendapatan bersih sebesar US$49,31 juta, naik drastis dari US$22,44 juta pada 2024.
Kenaikan ini menunjukkan bisnis migas perseroan semakin produktif, terutama dari kontribusi aset produksi dan pengelolaan blok energi.
Di sisi lain, laba bruto tercatat sebesar US$24,08 juta, mencerminkan margin yang tetap terjaga di tengah peningkatan aktivitas usaha.
Meski beban keuangan tercatat cukup besar hingga sekitar US$10,82 juta, perseroan tetap mampu menjaga profitabilitas.
Ditambah lagi kontribusi dari entitas asosiasi dan pendapatan lain-lain turut menopang laba sebelum pajak hingga akhirnya menghasilkan lonjakan laba bersih yang signifikan.
Dari sisi neraca, total aset Raharja Energi per akhir 2025 mencapai sekitar US$76,02 juta, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Ekuitas juga menguat menjadi sekitar US$27,21 juta, mencerminkan fundamental keuangan yang semakin solid pasca ekspansi dan aksi korporasi, termasuk penawaran umum perdana (IPO).
Kinerja operasional juga tercermin dari arus kas. Perseroan membukukan arus kas positif dari aktivitas operasi sebesar US$11,65 juta, menunjukkan bisnis inti menghasilkan kas yang sehat.
Namun, arus kas dari aktivitas investasi dan pendanaan masih mencatatkan tekanan, seiring ekspansi dan pembayaran kewajiban.


