back to top

Emiten Prajogo (BREN) Cetak Laba USD155 Juta, Naik 6,4% di 2025

Emitentrust.com – PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) mencatatkan laba bersih sebesar US$165,13 juta sepanjang 2025, naik sekitar 6,48% dibandingkan USD155,08 juta pada tahun sebelumnya.

Dalam laporan keuangan yang diterbitkan pada 24 Maret 2026 disebutkan kenaikan laba ini ditopang oleh pertumbuhan pendapatan yang relatif stabil di tengah tekanan biaya. Perseroan membukukan pendapatan sebesar US$605,18 juta, meningkat tipis dari US$596,82 juta pada 2024.

Di sisi profitabilitas, laba sebelum pajak juga mengalami kenaikan menjadi US$305,75 juta dari US$298,09 juta pada tahun sebelumnya.

Meski demikian, sejumlah beban masih membayangi, termasuk beban depresiasi dan amortisasi yang naik menjadi US$93,44 juta serta beban keuangan yang masih tinggi di kisaran US$118,81 juta.

Sementara itu, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar US$132,19 juta, naik dari US$122,10 juta pada tahun sebelumnya, mencerminkan kinerja yang tetap tumbuh di tengah dinamika industri energi.


Dari sisi neraca, total aset perseroan meningkat menjadi US$3,86 miliar hingga akhir 2025 dari US$3,78 miliar pada 2024. Kenaikan ini ditopang oleh pertumbuhan aset tidak lancar, termasuk aset tetap dan investasi obligasi.

Di sisi lain, total liabilitas berhasil ditekan menjadi US$2,98 miliar dari US$3,05 miliar, sementara ekuitas melonjak signifikan menjadi US$883,51 juta dibandingkan US$732,53 juta pada tahun sebelumnya.

Meski mencatatkan kinerja laba yang positif, arus kas operasional justru mengalami penurunan menjadi US$228,38 juta dari sebelumnya US$268,41 juta. Selain itu, posisi kas dan setara kas juga turun menjadi US$114,98 juta dari US$162,72 juta pada awal tahun.

Artikel Terkait

IHSG Akhir Pekan Cerah! Saham-Saham Big Caps Bersinar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 131,22 poin atau 2,28% ke 5.875,78 pada akhir perdagangan Jumat (3/7/2026).

BEI Cabut Status Saham Terkonsentrasi Tinggi LUCY

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mengumumkan bahwa PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) tidak lagi masuk dalam kategori Kepemilikan Saham Terkonsentrasi Tinggi (High Shareholding Concentration/HSC).

WIKA Beton (WTON) Pasok Material Proyek Pelindo Rp153M

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) mengantongi proyek senilai Rp153 miliar untuk memasok beton pracetak dan ready mix pada pembangunan New Priok Eastern Access (NPEA) milik PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru