back to top

Yanaprima (YPAS) Ungkap Strategi Balik Untung di 2025

Emitentrust.com – Emiten kemasan Yanaprima Hastapersada Tbk (YPAS) membeberkan strategi di balik keberhasilannya mencetak laba pada 2025, sekaligus mengungkap tantangan berat yang masih membayangi kinerja perseroan.

Dalam penjelasan kepada Bursa, YPAS menyatakan keberhasilan membalikkan kinerja dari rugi menjadi laba didorong oleh kombinasi faktor efisiensi dan kondisi eksternal yang lebih kondusif.

Manajemen mengungkapkan bahwa stabilisasi harga bahan baku pada 2025 menjadi faktor utama perbaikan kinerja.

Selain itu, perseroan juga melakukan peremajaan mesin produksi yang meningkatkan efisiensi serta produktivitas.

Langkah strategis lainnya adalah diversifikasi ke pasar ekspor, yang terbukti mampu menopang kinerja di tengah lemahnya permintaan domestik.

Di balik perbaikan kinerja, YPAS mengakui kondisi makro ekonomi global masih memberikan tekanan signifikan.

Lonjakan harga bahan baku akibat gangguan rantai pasok global, termasuk dampak konflik geopolitik, menyebabkan kelangkaan bahan baku polypropylene (PP) di dalam negeri.

Akibatnya, banyak pelanggan dari berbagai sektor—mulai dari semen, beras, tepung, gula hingga tambang—menahan pembelian karena harus menyesuaikan struktur biaya produksi.

Strategi Bertahan: Naikkan Harga dan Perketat Cash Flow

Untuk menghadapi tekanan tersebut, perseroan mengambil sejumlah langkah strategis, seperti: Menyesuaikan harga jual secara bertahap, Menjaga kapasitas produksi dan pasokan serta Mengatur pembelian bahan baku lebih selektif lalu Memperketat arus kas dengan meminta uang muka (DP) dan Mempercepat termin pembayaran pelanggan

Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas operasional di tengah ketidakpastian.

YPAS juga mengungkapkan bahwa pada semester II, permintaan mulai menunjukkan penurunan.

Kenaikan harga yang signifikan membuat konsumen lebih berhati-hati dan cenderung membeli produk kemasan hanya sesuai kebutuhan.

Selain bahan baku utama, kenaikan biaya bahan pendukung seperti tinta, solvent, film OPP, dan inner liner turut menambah tekanan pada industri.

Artikel Terkait

Pengendali WINR Makin Rajin Jual Jutaan Saham di FCA, Begini Alasannya

Pemegang saham pengendali PT Winner Nusantara Jaya Tbk. (WINR), Pemenang Nusantara Internasional kembali melakukan penjualan sebanyak 1.592.400 saham di pasar.

Pemegang Saham POOL Tolak Auditor dan Tunda Perubahan Pengurus

PT Pool Advista Indonesia Tbk (POOL) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 20 Juli 2026 dengan tingkat kehadiran pemegang saham yang mewakili 1,34 miliar saham atau sekitar 57,43% dari seluruh saham dengan hak suara yang sah.

HYGN Ungkap Investor Asing Masuk, Borong 21 Juta Saham Harga Senyap

PT Ecocare Indo Pasifik Tbk (HYGN) menyampaikan keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait adanya pembelian saham Perseroan oleh investor asing yang nilainya dikategorikan material.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru