back to top

Grup Bakrie (ALII) Dapat Dana Jumbo BRI, Bayar Mandiri Sekaligus Ekspansi

Emitentrust.com – PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) emiten grup Bakrie resmi memperoleh fasilitas kredit investasi senilai Rp494,5 miliar dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) untuk memperkuat ekspansi bisnis dan merapikan struktur pembiayaan.

Berdasarkan keterbukaan informasi, fasilitas kredit tersebut telah efektif pada 16 April 2026 dan terbagi menjadi dua skema utama, yakni Kredit Investasi (KI) Refinancing sebesar Rp294,5 miliar serta KI Capex sebesar Rp200 miliar.

Manajemen menjelaskan, dana refinancing akan digunakan untuk melunasi lebih cepat pinjaman eksisting kepada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk yang sebelumnya dipakai untuk pembiayaan armada seperti tug boat, barge, dan Floating Transshipment Unit (FTU).

Sementara itu, fasilitas capex diarahkan untuk ekspansi agresif armada, termasuk pengadaan 20 unit tug boat dan 6 unit barge guna mendukung peningkatan aktivitas logistik batubara.

Manajemsn ALII menyebutka Nilai fasilitas kredit ini dikategorikan sebagai transaksi material karena berada di atas 20% namun di bawah 50% dari ekuitas perseroan.

Meski demikian, transaksi ini tidak memerlukan persetujuan RUPS dan tidak wajib menggunakan penilai independen sesuai ketentuan regulator.

Perseroan juga memberikan jaminan berupa aset kapal serta corporate guarantee dari pemegang saham utama, dengan nilai jaminan tetap di bawah ambang batas 50% dari kekayaan bersih.

ALII menyebut langkah ini sebagai strategi untuk mendapatkan struktur pembiayaan yang lebih efisien, mengingat bunga kredit dari BRI berada di level 7,5% per tahun, yang dinilai lebih kompetitif dibanding fasilitas sebelumnya.

Selain itu, fasilitas ini juga memberikan ruang likuiditas tambahan untuk mendukung operasional serta investasi aset produktif.

Dengan tambahan armada dan restrukturisasi utang, ALII menargetkan peningkatan kapasitas pengangkutan batubara yang terus tumbuh. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat posisi perseroan dalam rantai logistik energi nasional.

Manajemen menilai, kombinasi refinancing dan ekspansi ini akan berdampak positif terhadap efisiensi biaya, arus kas, serta pertumbuhan jangka panjang.

Artikel Terkait

Semua Sektor Rontok! IHSG Ambruk Hampir 2% di Akhir Pekan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan Jumat (24/7/2026), memperpanjang tren pelemahan menjadi tiga hari berturut-turut. IHSG merosot 118 poin atau 1,88% ke level 6.196,43

Pengendali FAPA Jual 5,31 Juta Saham, Raup Rp38,56 Miliar

Pemegang saham pengendali PT FAP Agri Tbk (FAPA), Prinsep Indo Hld, melakukan aksi divestasi dengan melepas sebagian kepemilikan sahamnya di perseroan.

ASMI Siapkan Buyback Saham Rp17,92 Miliar

PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) berencana melakukan pembelian kembali (buyback) saham dengan menyiapkan dana maksimal Rp17,92 miliar, termasuk biaya perantara

Populer 7 Hari

Berita Terbaru