back to top

SFAN Ungkap Rencana Restrukturisasi Anak Usaha, Ini Detailnya

Emitentrust.com – PT Surya Fajar Capital Tbk (SFAN) mengumumkan rencana restrukturisasi entitas anak sebagai bagian dari upaya penyederhanaan struktur grup. Langkah ini melibatkan entitas anak perseroan, PT Digitalisasi Perangkat Indonesia (DPI), yang dimiliki sebesar 51,95%.

Dalam keterbukaan informasi tertanggal 24 April 2026, manajemen menyampaikan bahwa restrukturisasi akan dilakukan melalui dua transaksi afiliasi. Pertama, perseroan akan melakukan divestasi kepemilikan pada PT Surya Fajar Urun Dana (SFUND) kepada DPI. Kedua, DPI akan mendivestasikan kepemilikannya pada PT Mitra Usaha Indofund (MUI) kepada PT Surya Fajar Corpora (SFC), yang merupakan pemegang saham perseroan.

Manajemen menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk merapikan dan menyederhanakan struktur usaha dalam grup, sehingga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional ke depan.

Meski melibatkan transaksi afiliasi, perseroan menegaskan bahwa restrukturisasi ini tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan.

Direktur Utama SFAN, Ivo Rustandi, menyatakan bahwa aksi korporasi ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perseroan dalam memperkuat struktur bisnis dan fokus pada pengembangan usaha inti.

Artikel Terkait

Aksi Beruntun! Investor Ini Guyur Jutaan Saham TRJA di Pasar

Aksi divestasi berlanjut di saham transportasi PT Transkon Jaya Tbk (TRJA). Damai Investama Sukses kembali melepas saham dalam jumlah lebih besar pada periode 21–23 April 2026.

Diakuisisi Grup Astra, Begini Strategi Baru Mega Manunggal (MMLP)

PT Mega Manunggal Property Tbk (MMLP) menanggapi permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait perkembangan pasca aksi pengambilalihan oleh PT Saka Industrial Arjaya (SIA) dan pelaksanaan Mandatory Tender Offer (MTO).

Bank Woori (SDRA) Catat Laba Turun 30%, Sisa Rp106M di Kuartal I

PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (SDRA) mencatatkan penurunan laba bersih pada kuartal I-2026. Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp106,83 miliar, turun 30,79%

Populer 7 Hari

Berita Terbaru