back to top

SAME Ungkap Rencana Private Placement Rp518M dan MESOP

Emitentrust.com – PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME), emiten pengelola jaringan EMC Healthcare, berencana melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement guna memperkuat struktur permodalan.

Berdasarkan keterbukaan informasi tertanggal 26 April 2026, Perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 1,68 miliar saham baru atau setara maksimal 9,8% dari modal ditempatkan dan disetor penuh.

Manajemen memproyeksikan dana segar yang dapat dihimpun mencapai sekitar Rp518,09 miliar, dengan asumsi harga pelaksanaan Rp308 per saham.

Dana hasil aksi korporasi ini akan digunakan untuk modal kerja serta belanja modal (capex), termasuk pengembangan fasilitas layanan kesehatan dan peningkatan kapabilitas tenaga medis.

“Melalui PMTHMETD, Perseroan diharapkan memperoleh alternatif sumber pendanaan yang efisien untuk mendukung pengembangan usaha,” tulis manajemen.

Meski demikian, aksi ini berpotensi menimbulkan dilusi kepemilikan bagi pemegang saham lama hingga maksimal 8,9%.

Selain private placement, Perseroan juga berencana menggelar Program Kepemilikan Saham Manajemen dan Karyawan (MESOP) sebanyak 34,32 juta saham.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, SAME akan meminta persetujuan pemegang saham independen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 9 Juni 2026.

Artikel Terkait

Pengendali dan Komisaris CYBR Kompak Buang Saham Saat Naik

Dua pemegang saham PT ITSEC Asia Tbk (CYBR) melakukan aksi jual saham pada 2 hingga 12 Juni 2026 sebanyak 1.101.200 lembar saham.

Emiten Keramik Kaisar (CAKK) Tak Bahas Dividen, RUPS Putuskan Pindah Kantor

PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk (CAKK) tidak membahas pembagian dividen dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun 2026.

Pengelola Mayapada Hospital (SRAJ) Tak Bagi Dividen Lagi, Rugi Rp198M di 2025

PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ), pengelola jaringan Mayapada Hospital milik keluarga konglomerat Dato' Sri Tahir, kembali memutuskan tidak membagikan dividen kepada pemegang saham

Populer 7 Hari

Berita Terbaru