back to top

Melejit 166%, RLCO Raup Untung Rp3M di Kuartal I

Emitentrust.com – PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) pada kuartal I 2026 membukukan laba bersih sebesar Rp3,03 miliar, melonjak 166% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,14 miliar.

Namun penjualan tercatat turun 3,5% secara tahunan (year on year/YoY) menjadi Rp92,27 miliar dari sebelumnya Rp95,58 miliar.

Meski pendapatan mengalami penurunan, perseroan mampu meningkatkan efisiensi beban, sehingga profitabilitas tetap terjaga. Laba kotor tercatat sebesar Rp20,87 miliar, turun dari Rp22,79 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Dari sisi operasional, beban pemasaran berhasil ditekan menjadi Rp362,1 juta dari Rp1,09 miliar. Namun, beban umum dan administrasi meningkat menjadi Rp9,83 miliar dari Rp8,33 miliar.

Sementara itu, beban pendanaan masih cukup besar, yakni Rp9,21 miliar, meskipun turun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp10,08 miliar.

Laba sebelum pajak tercatat Rp3,81 miliar, turun tipis dari Rp4,21 miliar. Setelah memperhitungkan beban pajak sebesar Rp780 juta, laba periode berjalan mencapai Rp3,03 miliar.

Kinerja keuangan ini turut mendorong laba per saham dasar naik menjadi Rp0,97 dari Rp0,91.

Dari sisi neraca, total aset perseroan per 31 Maret 2026 tercatat sebesar Rp812,74 miliar, naik tipis dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp809,76 miliar.

Liabilitas relatif stabil di kisaran Rp504,37 miliar, sementara ekuitas meningkat menjadi Rp308,37 miliar dari Rp305,34 miliar pada akhir tahun lalu.

Di sisi arus kas, aktivitas operasi masih mencatatkan arus kas negatif sebesar Rp44,21 miliar, meski lebih baik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Artikel Terkait

Direktur WGSH Moch Sajoang Mundur! Ada Alasan?

PT Wira Global Solusi Tbk. (WGSH) mengumumkan pengunduran diri salah satu anggota direksinya, Moch Sajoang, yang efektif berlaku mulai 31 Juli 2026.

Emiten TP Rachmat (TAPG) Bagi Dividen Interim Rp1,19T, Ini Jadwalnya

PT Triputra Agro Persada Tbk. (TAPG) emieten milik TP Rachmat memutuskan membagikan dividen tunai interim tahun buku 2026 sebesar Rp1,19 triliun atau Rp60 per saham,

Emiten Kurang Free Float Bakal Diberi Notasi “P”

Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menyempurnakan mekanisme penyampaian informasi Perusahaan Tercatat dengan menambah Notasi Khusus "P" serta menghapus Notasi Khusus "E", "D", "A", dan "S". Langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat transparansi informasi, meningkatkan pelindungan investor,

Populer 7 Hari

Berita Terbaru