back to top

CBRE Cetak Lonjakan Laba 4x Lipat di Kuartal I-2026

Emitentrust.com- PT Cakra Buana Resources Energi Tbk (CBRE) hingga kuartal I-2026. membukukan laba bersih Rp6,60 miliar, melesat sekitar 393,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,34 miliar.

Lonjakan laba ini sejalan dengan pertumbuhan signifikan pada sisi pendapatan. Perseroan mencatat pendapatan Rp67,35 miliar, meningkat tajam sekitar 210,6% dari Rp21,69 miliar pada kuartal I-2025.

Kenaikan pendapatan turut mendorong laba bruto menjadi Rp15,20 miliar, naik dari Rp8,75 miliar. Laba usaha juga ikut terdongkrak menjadi Rp10,56 miliar, lebih dari dua kali lipat dibandingkan Rp4,90 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Di sisi beban, perusahaan berhasil menjaga beban keuangan relatif stabil di kisaran Rp3,15 miliar, sedikit menurun dari Rp3,30 miliar. Hal ini turut memperkuat lonjakan laba sebelum pajak yang mencapai Rp7,41 miliar.

Secara neraca, total aset perseroan meningkat menjadi Rp2,02 triliun per Maret 2026, dari Rp2,01 triliun pada akhir 2025. Namun, struktur permodalan masih didominasi liabilitas yang mencapai Rp1,97 triliun, jauh lebih besar dibandingkan ekuitas Rp53,51 miliar.

Dari sisi arus kas, aktivitas operasi menghasilkan kas bersih positif Rp6,79 miliar, meningkat dari Rp1,90 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Namun, kas dan setara kas turun menjadi Rp5,72 miliar akibat tingginya belanja investasi dan aktivitas pendanaan.

Artikel Terkait

HATM Tancap Gas! Laba Terbang 667% di Kuartal II 2026

Saham PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) dibuka pada level Rp530 pada perdagangan Senin (3/8/2026). Pergerakan saham emiten pelayaran tersebut terjadi di tengah meningkatnya perhatian pelaku pasar terhadap kinerja fundamental perseroan yang mencatat lonjakan laba pada kuartal II 2026.

Emiten Hapsoro (BUVA) Gelar Rights Issue Rp1,54T, Pemilik Saham Bakal Terdilusi 20%

Emiten perhotelan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) emiten milik hapsoro berencana menggelar Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) atau rights issue dengan target dana mencapai Rp1,54 triliun.

IHSG Ditutup Nyaris Flat Level 6.234, MAPI Terbang 21%, INDY Ambruk 11%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis pada perdagangan Senin (3/8/2026). IHSG terkoreksi 1,62 poin atau 0,03% ke level 6.234,49, setelah bergerak fluktuatif sepanjang sesi perdagangan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru