Emitentrust.com – Sebanyak empat emiten di Bursa Efek Indonesia dijadwalkan memasuki masa cum dividen pada periode 11 hingga 13 Mei 2026.
Momentum ini menjadi perhatian investor pemburu dividen, karena investor wajib memiliki saham sebelum tanggal cum date agar tercatat sebagai pemegang saham yang berhak menerima dividen tunai.
Berdasarkan data yang dihimpun, potensi dividend yield dari masing-masing emiten cukup bervariasi, mulai dari 0,75% hingga di atas 6%.
Emiten dengan potensi dividend yield terbesar dalam daftar ini adalah PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS). Perseroan akan membagikan dividen tunai sebesar Rp83,99 per saham. Dengan asumsi harga saham di level Rp1.390 per saham, maka dividend yield SSMS mencapai sekitar 6,04%.
Jadwal pembagian dividen SSMS yakni cum dividen pasar reguler dan negosiasi pada 11 Mei 2026, ex dividen pasar reguler dan negosiasi pada 12 Mei 2026, cum dividen pasar tunai pada 13 Mei 2026, recording date pada 13 Mei 2026, ex dividen pasar tunai pada 18 Mei 2026, serta pembayaran dividen pada 4 Juni 2026.
Selanjutnya, PT Multi Spunindo Jaya Tbk (MSJA) juga akan membagikan dividen tunai sebesar Rp15 per saham. Dengan harga saham Rp525 per saham, dividend yield MSJA tercatat sekitar 2,86%.
Cum dividen pasar reguler dan negosiasi MSJA jatuh pada 11 Mei 2026 dan ex dividen pada 12 Mei 2026. Sementara cum dividen pasar tunai berlangsung pada 13 Mei 2026 dengan recording date di tanggal yang sama. Ex dividen pasar tunai dijadwalkan pada 18 Mei 2026 dan pembayaran dividen pada 4 Juni 2026.
Kemudian, PT PAM Mineral Tbk (NICL) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp6 per saham. Dengan harga saham di level Rp795 per saham, dividend yield NICL berada di kisaran 0,75%.
Untuk jadwalnya, cum dividen pasar reguler dan negosiasi NICL berlangsung pada 12 Mei 2026 dan ex dividen pada 13 Mei 2026. Cum dividen pasar tunai dan recording date ditetapkan pada 18 Mei 2026, ex dividen pasar tunai pada 19 Mei 2026, serta pembayaran dividen pada 26 Mei 2026.
Sementara itu, PT Indosat Tbk (ISAT) akan membagikan dividen tunai sebesar Rp111 per saham. Dengan harga saham Rp2.240 per saham, maka dividend yield ISAT mencapai sekitar 4,96%.
Berdasarkan jadwal KSEI, cum dividen pasar reguler dan negosiasi ISAT jatuh pada 13 Mei 2026 dan ex dividen pada 18 Mei 2026. Cum dividen pasar tunai dan recording date berlangsung pada 19 Mei 2026, ex dividen pasar tunai pada 20 Mei 2026, sedangkan pembayaran dividen dijadwalkan pada 5 Juni 2026.


