back to top

Nama Erick Thohir Kembali Muncul sebagai Pemilik Manfaat Akhir ABBA

Emitentrust.comPT Mahaka Media Tbk (ABBA) mengungkap struktur kepemilikan saham terbaru dalam laporan bulanan registrasi pemegang efek per April 2026. Emiten media yang berada di papan pemantauan khusus Bursa Efek Indonesia (BEI) itu tercatat memiliki free float sebesar 32,98%.

Berdasarkan laporan tersebut, jumlah saham free float ABBA mencapai 1,298 miliar saham dari total saham tercatat sebanyak 3,93 miliar saham. Persentase free float itu turun tipis dibanding bulan sebelumnya yang berada di level 33%.

Di tengah perubahan tersebut, nama Menteri BUMN Erick Thohir kembali tercatat sebagai pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner/UBO) ABBA melalui PT Beyond Media.

PT Beyond Media sendiri masih menjadi pengendali utama ABBA dengan kepemilikan mencapai 1,59 miliar saham atau setara 40,47% saham perseroan.

Selain PT Beyond Media, pemegang saham besar lainnya yakni PT Solic Kreasi Baru dengan porsi 13,77% dan Mediahuis Ireland Limited yang menggenggam 7,19% saham ABBA.

Dari jajaran manajemen, Direktur ABBA Ronny Wilimas tercatat memiliki 200 ribu saham atau sekitar 0,01% kepemilikan. Sementara perseroan tidak memiliki saham tresuri.

Data KSEI juga menunjukkan investor individu masih mendominasi kepemilikan publik ABBA dengan total sekitar 1,06 miliar saham. Sementara investor korporasi menggenggam sekitar 728,96 juta saham.

Menariknya, dalam laporan tersebut terdapat 65 ribu saham yang berada dalam status sita atau blokir oleh aparat penegak hukum maupun otoritas berwenang.

Jumlah investor ABBA juga mengalami sedikit penurunan. Jumlah SID tercatat turun dari 11.937 menjadi 11.918 investor atau berkurang 19 SID dalam sebulan.

Perseroan menegaskan seluruh perhitungan free float telah dilakukan sesuai ketentuan BEI, termasuk mengecualikan saham pengendali, afiliasi pengendali, direksi, komisaris, dan saham tertentu lainnya.

Artikel Terkait

IHSG Ditutup Ambruk 3,56%! Tinggalkan Level 6.000

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terjun bebas pada perdagangan Rabu (24/6/2026). Meski hasil tinjauan MSCI mempertahankan status Indonesia sebagai pasar Emerging Market

SMDR Restui Dividen Rp196,5M dan Siapkan Dana Ekspansi

PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) menyetujui pembagian dividen tunai total sebesar Rp196,5 miliar atau Rp12 per saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

TALF Bagi Dividen Rp10,8M, Setara Rp8 per Saham

PT Tunas Alfin Tbk (TALF) menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp8 per saham atau senilai total Rp10,83 miliar dari laba bersih tahun buku 2025. Keputusan tersebut ditetapkan

Populer 7 Hari

Berita Terbaru