back to top

JIHD Putuskan Aguan dan Tomy Winata Tetap di Kursi Komisaris

Emitentrust.com – PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD) memutuskan tidak membagikan dividen dari laba tahun buku 2025. Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 17 Juni 2026 dan dihadiri pemegang saham yang mewakili 82,79% saham dengan hak suara.

Dalam agenda penggunaan laba bersih, pemegang saham menyetujui tidak dilakukan pembagian dividen untuk tahun buku 2025. Perseroan memilih mempertahankan laba untuk mendukung kebutuhan bisnis dan pengembangan usaha ke depan.

Selain menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2025 yang memperoleh opini wajar dari Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris, pemegang saham juga memberikan kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk auditor independen yang akan mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026.

RUPST juga menyetujui perombakan susunan pengurus Perseroan. Pemegang saham memberhentikan dengan hormat seluruh anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang masa jabatannya berakhir, kemudian mengangkat kembali sebagian besar pengurus untuk periode berikutnya hingga 2031.

Dalam keputusan tersebut, Sugianto Kusuma alias Aguan kembali dipercaya sebagai Presiden Komisaris, didampingi Tomy Winata dan Hartono Tjahjadi Adiwana sebagai Wakil Presiden Komisaris. Perseroan juga mengangkat Agung Rin Prabowo sebagai Komisaris baru, sementara Ku Siew Kuan dan Lidwina Ong tetap menjabat sebagai Komisaris Independen.

Di jajaran Direksi, Santoso Gunara kembali menjabat Presiden Direktur bersama Lanny Pujilestari Liga, Hendi Lukman, Tony Soesanto, dan Erick Hartanto sebagai Direktur. Perseroan juga mengangkat Nuraini Setiawati sebagai Direktur baru.

Manajemen menegaskan perubahan susunan pengurus tersebut diharapkan dapat memperkuat tata kelola perusahaan serta mendukung pengembangan bisnis JIHD yang bergerak di sektor perhotelan, properti, dan investasi.

Pada perdagangan hari ini Jumat (19/6) saham JIHD naik 4,93 persen ke level Rp468 per lembar.

Artikel Terkait

MTEL Cetak Kinerja Moncer di Semester I-2026, Ini Mesin Pertumbuhannya

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel/IDX: MTEL) membukukan laba bersih sebesar Rp1,11 triliun pada semester I 2026, meningkat 1,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sejalan dengan itu, pendapatan perseroan naik 2,1% secara

HATM Tancap Gas! Laba Terbang 667% di Kuartal II 2026

Saham PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) dibuka pada level Rp530 pada perdagangan Senin (3/8/2026). Pergerakan saham emiten pelayaran tersebut terjadi di tengah meningkatnya perhatian pelaku pasar terhadap kinerja fundamental perseroan yang mencatat lonjakan laba pada kuartal II 2026.

Emiten Hapsoro (BUVA) Gelar Rights Issue Rp1,54T, Pemilik Saham Bakal Terdilusi 20%

Emiten perhotelan PT Bukit Uluwatu Villa Tbk. (BUVA) emiten milik hapsoro berencana menggelar Penambahan Modal dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) atau rights issue dengan target dana mencapai Rp1,54 triliun.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru