back to top

ARCI Bagi Dividen Jumbo! Simak Cum Date dan Pembayarannya

Emitentrust.com – PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) emiten tambang emas grup Rajawali resmi mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar US$30 juta atau setara Rp20,69 per saham dari laba tahun buku 2025.

Keputusan pembagian dividen tersebut telah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 7 Mei 2026.

Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, jadwal cum dividen di pasar reguler dan negosiasi jatuh pada 19 Mei 2026, sementara ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 20 Mei 2026.

Adapun cum dividen di pasar tunai berlangsung pada 21 Mei 2026 dan ex dividen pasar tunai pada 22 Mei 2026. Perseroan menetapkan tanggal daftar pemegang saham (recording date) pada 21 Mei 2026 pukul 16.00 WIB.

Pembayaran dividen tunai kepada para pemegang saham dijadwalkan pada 9 Juni 2026.

Pembagian dividen ini ditopang oleh kinerja keuangan perseroan sepanjang 2025. Hingga 31 Desember 2025, ARCI membukukan laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar US$101,82 juta.

Sementara saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat sebesar US$234,08 juta, dengan total ekuitas mencapai US$362,93 juta.

Pada perdagangan Senin (11/5) saham ARCI naik, 1,8 persen ke level Rp1.410 per lembar.

Artikel Terkait

MMIX Tancap Gas! Pabrik Popok Bayi Jadi Mesin Pertumbuhan

PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebesar 20,6% pada kuartal I-2026 menjadi Rp1,5 miliar, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan laba tersebut ditopang oleh

S&P Global Sorot WIKA Beton (WTON), Ada Apa?

Merespons dinamika pasar konstruksi yang kian mengedepankan kepatuhan terhadap aspek Environmental, Social, and Governance (ESG), delegasi lembaga pemeringkat internasional S&P Global

Grup Lippo (LPCK) Klarifikasi Soal Hibah Lahan Rusun MBR Rp6T di Meikarta

PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) emiten properti grup Lippo memberikan klarifikasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait rencana hibah lahan yang sebelumnya disebut bernilai sekitar Rp6 triliun.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru