back to top

PEFINDO Ungkap Kekuatan Askrindo, Rating idAA+ Kembali Bertahan

Emitentrust.com – PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo kembali mempertahankan peringkat kredit idAA+ (Stable Outlook) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), menegaskan ketahanan fundamental bisnis dan kapasitas keuangan Perusahaan di tengah dinamika sektor jasa keuangan nasional.

Peringkat ini menunjukkan bahwa Askrindo memiliki kemampuan yang sangat kuat dalam memenuhi kewajiban keuangan jangka panjang, dengan tingkat risiko kredit yang rendah serta posisi yang berada diatas rata-rata dalam kategorinya. Penilaian tersebut didasarkan pada evaluasi menyeluruh terhadap profil bisnis dan kinerja keuangan Perusahaan, dengan mengacu pada laporan keuangan audit per 31 Desember 2025.

Direktur Kepatuhan, SDM, dan Manajemen Risiko PT Askrindo (Persero), R. Mahelan Prabantarikso, menilai capaian ini sebagai indikator kuat atas konsistensi perusahaan dalam menjaga stabilitas kinerja.

“Ditengah dinamika ekonomi dan industri keuangan, Askrindo mampu menjaga fundamental bisnis tetap solid. Ini menjadi bukti bahwa strategi yang kami jalankan berada pada jalur yang tepat dan terukur,” ujar Mahelan.

Ditengah meningkatnya kompleksitas risiko, Askrindo mengedepankan pendekatan prudent melalui penguatan kualitas portofolio, pengelolaan eksposur risiko yang disiplin, serta peningkatan efektivitas proses underwriting. Strategi ini menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi bisnis dan stabilitas keuangan.

“Manajemen risiko menjadi fondasi utama kami. Kami memastikan seluruh proses berjalan secara terintegrasi, mulai dari seleksi risiko hingga monitoring portofolio, sehingga perusahaan tetap adaptif tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian,” tambah Mahelan.

Outlook stabil yang diberikan mencerminkan ekspektasi terhadap prospek bisnis Askrindo yang tetap terjaga, sejalan dengan peran strategis Perusahaan dalam menopang ekosistem pembiayaan nasional. Dalam konteks ini, fungsi asuransi tidak hanya berperan sebagai mitigasi risiko, tetapi juga sebagai instrumen penting dalam menjaga kualitas penyaluran kredit.

Sebagai bagian dari mandat tersebut, Askrindo aktif mendukung program Kredit Usaha Rakyat (KUR), penjaminan pembiayaan perbankan dan non-bank, serta menyediakan layanan suretyship seperti surety bond dan customs bond. Selain itu, Perusahaan juga menghadirkan produk asuransi umum dan asuransi mikro untuk memperluas pelindungan risiko bagi masyarakat dan pelaku usaha, khususnya di segmen produktif.

“Peringkat idAA+ ini tidak hanya menjadi cerminan kinerja, tetapi juga amanah untuk terus memperkuat peran kami dalam mendukung pembiayaan nasional. Kami berkomitmen menjaga stabilitas, meningkatkan kapasitas, dan terus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tutup Mahelan.

Artikel Terkait

Harga Emas Antam Selasa Ini Naik Rp20.000 per Gram

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melonjak pada perdagangan Selasa (11/8/2026). Harga emas naik Rp20.000 per gram menjadi Rp2.710.000, sementara harga beli kembali (buyback)

OJK dan BEI Resmi Luncurkan ETF Emas Berbasis Syariah

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Self Regulatory Organization (SRO) resmi meluncurkan Exchange Traded Fund (ETF) Emas, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pasar Modal Indonesia, Senin (10/8/2026). Kehadiran produk ini menjadi tonggak baru dalam pendalaman pasar keuangan sekaligus memperluas ekosistem bulion nasional.

Harga Emas Antam Senin Ini Stagnan di Harga Rp2.690.000 per Gram

Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Senin terpantau stabil tanpa mengalami perubahan dibandingkan hari sebelumnya. Begitu pula dengan harga buyback yang tetap bertahan di level sebelumnya.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru