back to top

BTN Perkuat Wawasan Geopolitik Global

Emitentrust.com – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) terus memperkuat kapasitas kepemimpinan dan wawasan strategis jajaran manajemen di tengah meningkatnya dinamika geopolitik global dan perubahan geoekonomi dunia.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Expert Talk Session bertema “Geopolitics and Leadership: Making Decisions in an Uncertain World” yang digelar di Ballroom Menara 1 BTN, Jakarta, Rabu (13/5/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia periode 2014–2024 Retno Lestari Priansari Marsudi hadir memberikan pembekalan terkait tantangan global, pengambilan keputusan strategis, hingga pentingnya kepemimpinan adaptif di era ketidakpastian dunia.

Direktur Human Capital & Compliance BTN Eko Waluyo terlihat berjabat tangan dengan Retno Marsudi usai kegiatan. Momen tersebut turut disaksikan Direktur Utama BTN Nixon L.P. Napitupulu, Human Capital Management Division Head BTN Rahmayati, serta Learning Management Division Head BTN Ade Surya Lesmana.

Manajemen BTN menilai penguatan perspektif geopolitik menjadi penting bagi industri perbankan nasional, mengingat kondisi global saat ini dinilai dapat berdampak langsung terhadap stabilitas sektor keuangan, arah investasi, hingga pertumbuhan ekonomi domestik.

Melalui forum tersebut, BTN berharap insan perusahaan semakin adaptif dan mampu mengambil keputusan strategis di tengah tantangan global yang terus berkembang.

Artikel Terkait

IHSG Ditutup Ambles Hampir 2%, Efek Rebalancing MSCI?

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup melemah tajam pada perdagangan Rabu (13/5/2026). IHSG anjlok 135,57 poin atau 1,98% ke level 6.723,32,

PMUI Sepakat Sisihkan 21,1 Persen Laba 2025 untuk Dividen

PT Prima Multi Usaha Indonesia Tbk (PMUI) resmi menyetujui pembagian dividen tunai kepada pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 11 Mei 2026.

BEI Cabut Status Pemantauan Khusus WBSA Mulai 18 Mei

PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) resmi keluar dari daftar Efek Bersifat Ekuitas Dalam Pemantauan Khusus Bursa Efek Indonesia (BEI).

Populer 7 Hari

Berita Terbaru