back to top

IHSG Ambles! Level 6.500 Jebol, Seluruh Sektor Tumbang di Sesi I

Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih terpuruk di zona merah hingga penutupan perdagangan sesi pertama. IHSG anjlok 3,76% dan terpangkas ke level 6.470,34 pada perdagangan siang hari ini.

Tekanan jual terjadi merata di seluruh indeks sektoral Bursa Efek Indonesia (BEI). Sektor barang baku menjadi yang paling terpukul setelah ambruk 8,14%.

Selanjutnya, sektor transportasi turun 6,11%, sektor perindustrian melemah 4,79%, sektor infrastruktur terkoreksi 4,16%, serta sektor kesehatan turun 3,84%.

Pelemahan juga terjadi pada sektor keuangan yang ambles 3,80%, sektor barang konsumer non-primer turun 3,44%, dan sektor energi melemah 3,36%.

Selain itu, sektor properti dan real estate terkoreksi 2,95%, sektor teknologi turun 2,84%, sementara sektor barang konsumer primer melemah 2,60%.

Aktivitas perdagangan di BEI terpantau sangat ramai dengan total volume transaksi mencapai 21,55 miliar saham dan nilai transaksi sebesar Rp11,95 triliun. Sebanyak 682 saham melemah, hanya 84 saham yang menguat, dan 52 saham stagnan.

Di tengah tekanan pasar, beberapa saham masih mampu mencatatkan penguatan. Saham PT Roda Vivatex Tbk (RDTX) naik Rp825 menjadi Rp16.425 per saham. Saham PT Berkah Prima Perkasa Tbk (BLUE) melonjak Rp570 menjadi Rp3.470 per saham, sedangkan saham PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) menguat Rp500 menjadi Rp3.910 per saham.

Sebaliknya, saham PT DCI Indonesia Tbk (DCII) turun Rp5.750 menjadi Rp197.250 per saham. Saham PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) ambles Rp1.825 menjadi Rp11.175 per saham, sementara saham PT Singaraja Putra Tbk (SINI) turun Rp1.225 menjadi Rp11.225 per saham.

Untuk saham teraktif diperdagangkan, saham PT Wahana Bersama Sejahtera Tbk (WBSA) mencatat frekuensi transaksi sebanyak 101.160 kali dengan nilai Rp251 miliar. Disusul PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk (BIPI) sebanyak 74.304 kali senilai Rp280 miliar, serta PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sebanyak 57.898 kali dengan nilai transaksi Rp669 miliar.

Di jajaran top losers LQ45, saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) anjlok 14,86% ke Rp3.150 per saham. Disusul PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang melemah 12,09% ke Rp2.400 per saham dan PT Vale Indonesia Tbk (INCO) yang turun 10,64% ke Rp5.250 per saham.

Sementara itu, top gainers LQ45 dipimpin saham PT Astra International Tbk (ASII) yang naik 1,30% ke Rp5.825 per saham. Kemudian PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) menguat 1,27% ke Rp1.590 per saham dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) naik 0,73% ke Rp24.125 per saham.

Artikel Terkait

TGKA Jadwalkan Dividen! Yield Capai 6 Persen, Cum 26 Mei

Tigaraksa Satria Tbk (TGKA) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 setelah memperoleh persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan pada 12 Mei 2026.

CHEM Setujui Bagi Dividen hingga Bisnis Baru Angkutan Barang

PT Chemstar Indonesia Tbk (CHEM) memutuskan membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham dari laba bersih tahun buku 2025 dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

NTBK Bagi Dividen Tunai, Catat Jadwal Cum Date!

PT Nusatama Berkah Tbk (NTBK) resmi mengumumkan jadwal pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 setelah mendapatkan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

Populer 7 Hari

Berita Terbaru