Emitentrust.com – PT RMK Energy Tbk (RMKE) mengumumkan rencana aksi korporasi berupa pemecahan nilai nominal saham atau stock split dengan rasio 1:5. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari strategi perseroan untuk meningkatkan likuiditas perdagangan saham sekaligus memperluas basis investor.
Melalui aksi korporasi tersebut, nilai nominal saham RMKE yang sebelumnya sebesar Rp100 per saham akan dipecah menjadi Rp20 per saham. Dengan demikian, jumlah saham yang ditempatkan dan disetor penuh akan meningkat secara proporsional dari 4,375 miliar saham menjadi 21,875 miliar saham.
Manajemen RMKE menyatakan aksi korporasi ini mencerminkan keyakinan perusahaan terhadap fundamental bisnis dan prospek pertumbuhan jangka panjang perseroan.
Direktur Utama RMKE, Vincent Saputra, mengatakan stock split dilakukan seiring optimisme perusahaan terhadap keberlanjutan pertumbuhan usaha di masa mendatang.
“Aksi korporasi ini menunjukkan optimisme manajemen terhadap pertumbuhan perusahaan di masa depan. Dengan infrastruktur yang telah terintegrasi dengan baik dan siap dioptimalkan untuk menghasilkan nilai tambah yang maksimal, kami yakin RMKE akan dapat bertumbuh secara berkelanjutan,” ujar Vincent.
Selain meningkatkan daya tarik saham di pasar, Vincent menilai stock split juga akan membuka akses investasi yang lebih luas bagi investor ritel maupun institusi.
“Aksi korporasi ini juga akan berdampak pada peningkatan likuiditas saham dan akan membuka akses ke investor yang lebih luas, baik institusional maupun ritel, baik di dalam maupun luar negeri,” tambahnya.
Perseroan sebelumnya telah memperoleh persetujuan prinsip dari Bursa Efek Indonesia pada 8 Mei 2026. Selanjutnya, RMKE akan meminta persetujuan pemegang saham melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada 26 Juni 2026.
Adapun jadwal penting pelaksanaan stock split RMKE adalah sebagai berikut:
Pengumuman RUPSLB: 20 Mei 2026
Pelaksanaan RUPSLB: 26 Juni 2026
Akhir perdagangan saham dengan nilai nominal lama di pasar tunai: 16 Juli 2026
Recording date pemegang saham yang berhak atas saham hasil stock split: 16 Juli 2026
Awal perdagangan saham dengan nilai nominal baru: 17 Juli 2026
Dengan aksi stock split ini, RMKE berharap perdagangan saham perseroan menjadi lebih likuid dan menarik minat investor yang lebih luas di pasar modal Indonesia.


