back to top

Grup Djarum (SUPR) Dapat Restu Go Private Tapi Dividen Nihil

Emitentrust.com – PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) memutuskan tidak membagikan dividen untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 21 Mei 2026, dengan seluruh laba bersih tahun 2025 dibukukan sebagai saldo laba untuk mendukung kegiatan usaha dan operasional perseroan.

Keputusan pada mata acara kedua RUPST itu disetujui penuh oleh pemegang saham. Sebanyak 1.137.099.894 suara atau 100% suara yang hadir dalam rapat menyetujui usulan manajemen untuk tidak membagikan dividen.

“Perseroan akan membukukan seluruh laba bersih tahun buku 2025 sebagai saldo laba untuk membiayai kegiatan usaha dan biaya operasional Perseroan,” tulis manajemen dalam ringkasan risalah rapat.

Selain keputusan dividen, pemegang saham juga menyetujui dan mengesahkan laporan tahunan serta laporan keuangan konsolidasian tahun buku 2025, sekaligus memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada direksi dan dewan komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan selama tahun berjalan.

RUPST juga menyetujui penunjukan Akuntan Publik Riani dan Kantor Akuntan Publik Tjahjadi & Tamara untuk mengaudit laporan keuangan konsolidasian tahun buku 2026.

Dalam agenda perubahan susunan pengurus, pemegang saham menyetujui pengangkatan kembali jajaran direksi dan komisaris hingga penutupan RUPS Tahunan tahun 2031.

Nama-nama yang kembali menjabat antara lain Presiden Direktur Juliawati Gunawan Halim, Direktur Hartono Tanuwidjaja, Direktur Wong Tjin Tak, Direktur Wellington, Komisaris Utama Independen Kusmayanto Kadiman, Komisaris Independen Harry Mozarta Zen, serta Komisaris Eko Santoso Hadiprodjo.

SUPR juga mendapatkan persetujuan pemegang saham untuk go private dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada hari yang sama setelah RUPST pada Rabu (20/5).

Sejalan dengan rencana ini, Protelindo alias PT Profesional Telekomunikasi Indonesia akan melakukan voluntary tender offer (VTO) dengan harga penawaran sebesar Rp 45.000 per saham.

PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) bergerak di bidang infrastruktur telekomunikasi, khususnya penyediaan, pengelolaan, dan penyewaan menara Base Transceiver Station (BTS). Emiten ini merupakan bagian dari Grup Djarum (melalui anak usahanya, Protelindo.

Artikel Terkait

Emiten TP Rachmat (ASLC) Bagi Dividen Rp12,6M, Simak Jadwalnya

PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) resmi mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp12,68 miliar dari laba bersih tahun buku 2025. Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)

Setelah Anak Usaha SMCB, SIG (SMGR) Bubarkan dan Likuidasi Cicit Usaha

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) mengumumkan pembubaran yang diikuti proses likuidasi terhadap PT Energi Makmur Agung Sejahtera (EMAS), yang merupakan cicit usaha perseroan melalui PT Semen Padang.

Grup Bakrie (VKTR) Puasa Dividen, Rights Issue Jumbo Malah Disetujui

PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) emiten grup Bakrie memutuskan untuk tidak membagikan dividen kepada pemegang saham untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan

Populer 7 Hari

Berita Terbaru