back to top

Delapan Saham Masuk Cum Dividen Pekan Depan! Yield Jumbo Hingga Super Mini

Emitentrust.com – Sebanyak delapan emiten di Bursa Efek Indonesia dijadwalkan memasuki masa cum date dividen pada periode 26 hingga 29 Mei 2026.

Momentum ini menjadi perhatian investor pemburu dividen karena investor wajib memiliki saham sebelum tanggal cum date agar tercatat sebagai pemegang saham yang berhak menerima dividen tunai.

Berdasarkan data yang dihimpun, sejumlah emiten menawarkan dividend yield super mini bahkan ada yang mendekati 10%.

Dividend yield tertinggi datang dari PT Unggul Indah Cahaya Tbk ((UNIC) dengan potensi yield sekitar 9,91%. Emiten berkode saham UNIC itu membagikan dividen tunai sebesar Rp1.447 per saham dengan harga saham di level Rp14.600 per lembar.

Jadwal dividen UNIC:
Cum Dividen Reguler & Negosiasi: 26 Mei 2026
Ex Dividen Reguler & Negosiasi: 29 Mei 2026
Recording Date: 2 Juni 2026
Pembayaran Dividen: 9 Juni 2026

Selanjutnya, PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP) menawarkan dividend yield sekitar 7,61% dengan dividen Rp56,3 per saham dan harga saham Rp740 per lembar.

Jadwal dividen HMSP
Cum Dividen di Pasar Reguler & Pasar Negosiasi 26 Mei 2026
Ex Dividen di Pasar Regular & Pasar Negosiasi 29 Mei 2026
Cum Dividen di Pasar Tunai 2 Juni 2026
Pencatatan (Recording Date) 2 Juni 2026
Ex Dividen di Pasar Tunai 3 Juni 2026
Pembayaran Dividen Tunai 19 Juni 2026.

Sementara PT Trans Power Marine Tbk (TPMA) membagikan dividen Rp42 per saham dengan potensi dividend yield sekitar 8,47% berdasarkan harga saham Rp496 per lembar.

Jadwal dividen TPMA
Cum Dividen di Pasar Reguler & Pasar Negosiasi 29 Mei 2026
Ex Dividen di Pasar Regular & Pasar Negosiasi 2 Juni 2026
Cum Dividen di Pasar Tunai 3 Juni 2026
Pencatatan (Recording Date) 3 Juni 2026
Tanggal Ex Dividen di Pasar Tunai 4 Juni 2026
Tanggal Pembayaran Dividen Tunai 18 Juni 2026

Kemudian PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) membagikan dividen Rp237,95 per saham dengan estimasi dividend yield sekitar 3,14% pada harga saham Rp7.575.

Jadwal dividen GEMS
Cum Dividen di Pasar Reguler & Pasar Negosiasi 29 Mei 2026
Ex Dividen di Pasar Regular & Pasar Negosiasi 2 Juni 2026
Cum Dividen di Pasar Tunai 3 Juni 2026
Pencatatan (Recording Date) 3 Juni 2026l
Ex Dividen di Pasar Tunai 4 Juni 2026 Pembayaran Dividen Tunai 11 Juni 2026.

PT Ifishdeco Tbk (IFSH) juga masuk daftar emiten pembagi dividen dengan nilai Rp26 per saham atau setara yield sekitar 1,55% dari harga saham Rp1.680.

Jadwal dividen IFSH
Cum Dividen di Pasar Reguler & Pasar Negosiasi 26 Mei 2026
Ex Dividen di Pasar Regular & Pasar Negosiasi 29 Mei 2026
Cum Dividen di Pasar Tunai 2 Juni 2026
Pencatatan (Recording Date) 2 Juni 2026
Ex Dividen di Pasar Tunai 3 Juni 2026
Pembayaran Dividen Tunai 17 Juni 2026.

Berikutnya, PT Mandom Indonesia Tbk (TCID) membagikan dividen Rp38 per saham dengan potensi yield sekitar 1,37%, sedangkan PT Indo Acidatama Tbk menawarkan yield sekitar 1,69% dari dividen Rp1,1 per saham.

Jadwal dividen TCID
Cum Dividen di Pasar Reguler & Pasar Negosiasi 29 Mei 2026
Ex Dividen di Pasar Regular & Pasar Negosiasi 2 Juni 2026
Cum Dividen di Pasar Tunai 3 Juni 2026
Pencatatan (Recording Date) 3 Juni 2026
Ex Dividen di Pasar Tunai 4 Juni 2026
Pembayaran Dividen Tunai 18 Juni 2026

Sementara itu, PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) satu satunya emiten yang membagikan dividen tunai super mini sebesar Rp0,17 per saham dengan estimasi dividend yield juga mini sekitar 0,05%.

Jadwal dividen IRSX
Tanggal Cum Dividen di Pasar Reguler & Pasar Negosiasi 26 Mei 2026
Tanggal Ex Dividen di Pasar Regular & Pasar Negosiasi 29 Mei 2026
Tanggal Cum Dividen di Pasar Tunai 2 Juni 2026
Tanggal Pencatatan (Recording Date) 2 Juni 2026
Tanggal Ex Dividen di Pasar Tunai 3 Juni 2026 Pembayaran Dividen Tunai 10 Juni 2026.

Artikel Terkait

RUPSLB Wika Beton (WTON) Setujui Dua Agenda Strategis, Ini Keputusannya

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun 2026 pada Jumat (10/7/2026) yang menyetujui dua agenda strategis, yakni perubahan rumusan Penghasilan Dasar Pensiun

Free Float GPSO 56,61%, Grup Tjokro Kuasai 37,63% Saham, Ini Sosok UBO

PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) melaporkan free float perseroan turun menjadi 56,61% pada akhir Juni 2026 dari 57,29% pada bulan sebelumnya. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE), jumlah saham free float tercatat

Bank Raya (AGRO) Kembali Unjuk Gigi Lewat Inovasi Digital

Bank Raya, (AGRO) bank digital bagian dari BRI Group, kembali mendapatkan penghargaan dari 2 media nasional sebagai bentuk apresiasi terhadap dampak positif Bank Raya di industri bank digital.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru