back to top

Rilis Surat Utang Rp9T, Pefindo Beber Peringkat Grup Sinarmas (DSSA)

Emitentrust.com – PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) menetapkan peringkat idAA untuk rencana penerbitan Obligasi Berkelanjutan II PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dengan nilai maksimum Rp6,3 triliun. Pada saat yang sama, PEFINDO juga memberikan peringkat idAA(sy) terhadap rencana penerbitan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan II DSSA senilai maksimum Rp2,7 triliun.

Dana hasil penerbitan obligasi dan sukuk tersebut akan digunakan Perseroan untuk pembiayaan kembali (refinancing) serta memenuhi kebutuhan modal kerja. Selain itu, PEFINDO juga menegaskan kembali peringkat idAA untuk PT Dian Swastatika Sentosa Tbk beserta Obligasi Berkelanjutan I yang masih beredar, serta peringkat idAA(sy) untuk Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I. Prospek (outlook) atas peringkat Perseroan ditetapkan stabil.

Menurut PEFINDO, peringkat tersebut didukung oleh profil kredit yang sangat kuat dari investasi utama DSSA pada PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS), portofolio investasi yang terdiversifikasi, serta profil keuangan yang sangat kuat. Namun, peringkat masih dibatasi oleh risiko eksekusi proyek serta eksposur terhadap transisi energi dan fluktuasi harga komoditas, khususnya batu bara.

PEFINDO menyebut peringkat DSSA berpotensi dinaikkan apabila Perseroan mampu memperkuat arus kas dari portofolio investasi di luar bisnis batu bara serta mempertahankan struktur permodalan yang konservatif. Sebaliknya, peringkat dapat tertekan apabila terjadi pelemahan signifikan pada kinerja GEMS, peningkatan utang yang melebihi proyeksi tanpa diimbangi penguatan profil bisnis, maupun penurunan harga batu bara yang berlangsung signifikan dan berkepanjangan.

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk merupakan perusahaan induk Grup Sinar Mas yang memiliki portofolio usaha di bidang pertambangan dan perdagangan batu bara, energi baru dan terbarukan, infrastruktur digital dan teknologi, produk kimia, serta investasi. Hingga akhir 2025, struktur pemegang saham DSSA terdiri atas PT Sinar Mas Tunggal sebesar 59,90%, saham treasuri 19,68%, dan publik 20,42%.

Artikel Terkait

Pengendali AKPI Lepas Saham di Pasar di Tengah Harga Turun

Komisaris PT Argha Karya Prima Industry Tbk. (AKPI), Henry Liem, melepas 70.200 saham perseroan melalui tiga transaksi pada 3 dan 6 Juli 2026. Total nilai transaksi penjualan tersebut mencapai sekitar Rp33,40 juta,

Bank Jago (ARTO) Laporkan MESOP, Tak Satu Pun Opsi Saham Dieksekusi

PT Bank Jago Tbk (ARTO) melaporkan tidak terdapat pelaksanaan hak opsi saham dalam Program Kepemilikan Saham Manajemen dan Karyawan (Management and Employee Stock Option Program/MESOP) 2025–2030 Tahap I Periode I

PTRO Buka Data Free Float per Juni 2026, Naik Jadi 27,76%

PT Petrosea Tbk. (PTRO) melaporkan porsi saham free float meningkat tipis menjadi 27,76% atau setara 2.799.592.530 saham periode Juni 2026. Sementara itu, Prajogo Pangestu tetap tercatat sebagai pemilik manfaat akhir (ultimate beneficial owner) perseroan melalui PT Kreasi Jasa Persada.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru