back to top

Grab Bakal Kuasai Superbank (SUPA), Kepemilikan Tembus 50%!

Emitentrust.com – Grab Holdings mengumumkan akan mengkonsolidasikan Superbank (SUPA) setelah pengalihan kepemilikan saham milik Singtel Alpha Investments Pte. Ltd. di Superbank kepada GXS Bank Pte. Ltd., bank digital milik Grab yang merupakan perusahaan patungan bersama Singtel.

Setelah transaksi yang ditargetkan rampung pada Mei 2026, kepemilikan langsung dan tidak langsung Grab di Superbank akan meningkat menjadi lebih dari 50%. Dengan demikian, laporan keuangan Superbank nantinya akan dikonsolidasikan ke dalam segmen layanan keuangan Grab.

Superbank sendiri merupakan bank digital di Indonesia yang didukung oleh Grab, Emtek, Singtel, KakaoBank dan GXS Bank. Bank ini resmi melantai di Bursa Efek Indonesia sejak Desember 2025 dengan kapitalisasi pasar terbaru mencapai US$1,6 miliar.

Grab dalam situsnya menyebut langkah ini sejalan dengan keyakinan perusahaan terhadap potensi besar layanan keuangan digital di Indonesia sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara dengan tingkat digitalisasi yang terus berkembang pesat.

Menurut Grab, ekosistem layanan ride-hailing, pesan-antar makanan dan pembayaran digital melalui Grab dan OVO memberikan keuntungan distribusi yang kuat bagi Superbank. Selain itu, data transaksi dalam ekosistem Grab dinilai mampu memperkuat kemampuan analisis kredit Superbank.

Sejak meluncurkan aplikasi pada Juni 2024, Superbank disebut telah berkembang pesat dengan jumlah nasabah mencapai lebih dari 6 juta pengguna di Indonesia dan transaksi harian menembus lebih dari 1 juta transaksi. Hingga April 2026, sekitar 60% nasabah Superbank tercatat memiliki akun Grab dan/atau OVO.

Dari sisi kinerja, Superbank membukukan laba tahunan penuh pertamanya pada tahun buku 2025. Selain itu, aset bank tumbuh 72% secara tahunan menjadi Rp24 triliun atau sekitar US$1,4 miliar, sementara pendapatan bunga bersih meningkat 84% secara tahunan hingga April 2026.

President dan Chief Operating Officer Grab, Alex Hungate mengatakan konsolidasi ini akan memperkuat strategi ekosistem Grab dalam memperluas inklusi keuangan di Indonesia.

Sementara itu, Direktur Utama Superbank, Tigor M. Siahaan menyebut konsolidasi tersebut akan mempererat kolaborasi dalam ekosistem perusahaan sehingga dapat mempercepat inovasi produk dan memperluas akses layanan keuangan digital bagi masyarakat Indonesia.

Di sisi lain, CEO GXS Bank, Pei-Si Lai menilai peningkatan kepemilikan di Superbank mencerminkan penguatan kerja sama antara GXS Bank Group dan Superbank untuk memperluas akses layanan keuangan digital di Asia Tenggara.

Grab menambahkan, mulai Mei 2026 hasil keuangan Superbank akan sepenuhnya dikonsolidasikan ke dalam segmen layanan keuangan Grab. Perseroan juga akan memperbarui panduan kinerja keuangan grup pada paparan kinerja kuartal II-2026 mendatang.

Pada perdagangan hari ini Senin (25/5) saham SUPA naik 1,79 persen ke level Rp855.

Artikel Terkait

Bank Raya (AGRO) Kembali Unjuk Gigi Lewat Inovasi Digital

Bank Raya, (AGRO) bank digital bagian dari BRI Group, kembali mendapatkan penghargaan dari 2 media nasional sebagai bentuk apresiasi terhadap dampak positif Bank Raya di industri bank digital.

IHSG Tutup Akhir Pekan Hijau, PGEO & ADRO Terbang di LQ45

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mengakhiri perdagangan di zona hijau pada Jumat (7/10/2026). IHSG naik 11,91 poin atau 0,20% ke level 5.924,36, didorong penguatan

TBS Energi (TOBA) Beber Struktur Saham, Warga Singapura Pemilik Manfaat Akhir

PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) melaporkan porsi saham free float perseroan tetap berada di level 29,04% hingga akhir Juni 2026. Berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Pemegang Efek (LBRE), jumlah saham free float

Populer 7 Hari

Berita Terbaru