back to top

Pengendali ATLA Lepas Saham Lagi, Kepemilikan Tinggal 43,7%

Emitentrust.com – PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) menyampaikan bahwa Rudi R Sutantra, selaku Komisaris sekaligus pengendali kembali melakukan penjualan saham perseroan sebanyak total 20 juta lembar saham dalam dua transaksi terpisah yang berlangsung pada 18 Mei dan 19 Mei 2026.

Berdasarkan laporan kepemilikan saham tertanggal 29 Mei 2026 disebutkan bahwa transaksi pertama dilakukan pada 18 Mei 2026 sebanyak 10 juta saham dengan harga Rp50 per saham. Nilai transaksi tersebut mencapai sekitar Rp500 juta.

Selanjutnya, pada 19 Mei 2026, Rudi kembali menjual 10 juta saham ATLA pada harga yang sama, yakni Rp50 per saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp500 juta.

Dengan demikian, total saham yang dilepas mencapai 20 juta lembar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp1 miliar.

Pasca transaksi, kepemilikan saham Rudi R Sutantra di ATLA berkurang dari 2.729.254.200 saham atau setara 44,02% menjadi 2.709.254.200 saham atau sekitar 43,70%.

Sebelumnya Rudi R. Sutantra selaku Komisaris utama PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk. (ATLA) telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 8 Mei 2026.

Manajemen ATLA dalam keterangan tertulisnya Senin (11/5) menyampaikan bahwa Rudi telah menjual saham ATLA sebanyak 20.000.000 lembar saham diharga Rp51 per saham dengan kepemilikan saham langsung namun tidak disebutkan tujuan transaksinya.

Pasca transaksi ini, maka total kepemilikan saham Rudi Sutantra di ATLA berkurang menjadi 2,729 miliar lembar saham atau setara dengan 44,02% dibandingkan dengan sebelumnya sebanyak 2,749 miliar lembar saham setara dengan 44,35%.

Sebelumnya Rudi R Sutantra pada tanggal 10 Maret 2026 melepas sebanyak 10.000.000 unit saham pada harga pelaksanaan Rp51 per lembar saham. Total dana yang direalisasikan diperkirakan mencapai Rp510 juta.

Sebelumnya lagi Rudi R. Sutantra pada tanggal 6 Maret 2026 telah menjual saham ATLA sebanyak 10.000.000 lembar saham diharga Rp52 per saham dengan tidak disebutkan tujuan transaksinya.

Sebelumnya lagi Rudi R Sutantra, pada 2 Maret 2026 melepas sebanyak 10.000.000 unit saham dengan harga pelaksanaan Rp55,00 per lembar.

Sebelumnya lagi Rudi R. Sutantra telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 15 Desember 2025 sebanyak 3.000.000 lembar saham diharga Rp67 per saham.

Pada perdagangan hari ini Jumat (29/5) saham ATLA stagna di level Rp50.

Sebagai informasi, ATLA di kuartal I 2026 membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp621,13 juta, merosot sekitar 40,8% dari Rp1,05 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Sejalan dengan itu, pendapatan ATLA juga turun 31,6% menjadi Rp16,44 miliar dari sebelumnya Rp24,05 miliar.

PT Atlantis Subsea Indonesia Tbk (ATLA) adalah perusahaan jasa energi yang fokus pada survei dan layanan subsea (bawah laut) untuk sektor minyak & gas, energi, dan infrastruktur kelautan.

Artikel Terkait

Telkom (TLKM) Bukukan Laba Anjlok 21,7% di Kuartal I-2026

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham induk pada kuartal I-2026 mencapai Rp4,34 triliun atau turun 21,7% YoY

Bank Woori (SDRA) Setujui Dividen Rp383M & Rombak Jajaran Direksi

PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (SDRA) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp383,01 miliar atau setara Rp122 per saham kepada pemegang saham dari kinerja tahun buku 2025.

GXS Bank Borong 2,44 Miliar Saham SUPA, Nilainya Rp800M!

Pemegang saham PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) yakni GXS Bank Pte. Ltd., melakukan aksi pembelian jumbo sebanyak 2,446 miliar saham perseroan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru