back to top

Tiga Petinggi Emiten Hermanto Tanoko (DEPO) Kompak Mundur, Kenapa?

Emitentrust.com – PT Caturkarda Depo Bangunan Tbk (DEPO) emiten milik Hermanto Tanoko mengumumkan perubahan besar di jajaran pengurus perusahaan setelah menerima surat pengunduran diri tiga petinggi perseroan secara bersamaan.

Manajemen DEPO pada Jumat (29/5) mengungkapkan bahwa telah menerima pengunduran diri Rita Lijanto dari jabatan Komisaris, serta Kambiyanto Kettin Direktur Utama dan Pathama Sirikul dari posisi Direktur Perseroan.

Sekretaris Perusahaan DEPO, Caroline A. Kettin, menyampaikan bahwa surat pengunduran diri tersebut diterima perseroan pada 28 Mei 2026 dan akan berlaku efektif mulai 1 Juli 2026.

Perubahan besar tersebut membuat perseroan segera menyiapkan proses regenerasi dan restrukturisasi manajemen untuk menjaga kesinambungan bisnis perusahaan.

Menariknya, dalam usulan susunan pengurus baru, Kambiyanto Kettin yang saat ini menjabat Direktur Utama justru diusulkan beralih posisi menjadi Komisaris Utama Perseroan.

Selain itu, nama Hermanto Tanoko diusulkan untuk menduduki posisi Komisaris Perseroan, sedangkan Henryanto Komala disiapkan untuk mengisi kursi Direktur Utama yang akan ditinggalkan Kambiyanto Kettin.

Manajemen menegaskan bahwa seluruh perubahan tersebut masih menunggu persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Juni 2026.

Sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Anggaran Dasar Perseroan, pengunduran diri anggota Direksi dan Komisaris serta pengangkatan pengurus baru harus memperoleh persetujuan pemegang saham melalui forum RUPS.

Apabila disetujui, maka susunan manajemen baru akan efektif berlaku mulai 1 Juli 2026.

Artikel Terkait

Telkom (TLKM) Bukukan Laba Anjlok 21,7% di Kuartal I-2026

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham induk pada kuartal I-2026 mencapai Rp4,34 triliun atau turun 21,7% YoY

Bank Woori (SDRA) Setujui Dividen Rp383M & Rombak Jajaran Direksi

PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (SDRA) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp383,01 miliar atau setara Rp122 per saham kepada pemegang saham dari kinerja tahun buku 2025.

GXS Bank Borong 2,44 Miliar Saham SUPA, Nilainya Rp800M!

Pemegang saham PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA) yakni GXS Bank Pte. Ltd., melakukan aksi pembelian jumbo sebanyak 2,446 miliar saham perseroan.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru