back to top

MSTI Setujui Dividen Jumbo, Payout Ratio Hampir 70%

Emitentrust.com – PT Mastersystem Infotama Tbk (MSTI) memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp383,01 miliar atau setara Rp122 per saham dari laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp549,08 miliar.

Keputusan tersebut disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 25 Mei 2026 dengan tingkat kehadiran mencapai 92,04% dari total saham yang memiliki hak suara.

Berdasarkan hasil rapat, total dividen yang dibagikan mencapai sekitar 69,75% dari laba bersih 2025, mencerminkan komitmen perseroan untuk memberikan imbal hasil yang menarik kepada pemegang saham.

Manajemen menjelaskan bahwa nilai dividen Rp122 per saham tersebut sudah termasuk dividen interim sebesar Rp16 per saham yang telah dibayarkan pada 29 Desember 2025.

Dengan demikian, investor masih akan menerima sisa dividen tunai sebesar Rp106 per saham yang akan dibagikan kepada pemegang saham yang tercatat pada 9 Juni 2026 dan dijadwalkan dibayarkan pada 25 Juni 2026.

Selain menyetujui penggunaan laba bersih, pemegang saham juga mengesahkan laporan tahunan dan laporan keuangan tahun buku 2025 yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Mirawati Sensi Idris dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Dalam rapat tersebut, pemegang saham juga memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dilakukan sepanjang tahun buku 2025.

Pada agenda lainnya, pemegang saham memberikan kewenangan kepada pemegang saham pengendali untuk menetapkan remunerasi Dewan Komisaris dengan kenaikan maksimal 10% dibandingkan tahun sebelumnya. Dewan Komisaris juga diberi kewenangan untuk menentukan remunerasi Direksi berdasarkan rekomendasi Komite Remunerasi dan Nominasi.

RUPS juga menyetujui pemberian kewenangan kepada Dewan Komisaris untuk menunjuk Kantor Akuntan Publik yang akan mengaudit laporan keuangan tahun buku 2026.

Selain itu, pemegang saham menyetujui pemberian kuasa kepada Dewan Komisaris untuk melakukan peningkatan modal ditempatkan dan disetor penuh apabila terdapat pelaksanaan hak opsi dalam program Management and Employee Stock Option Program (MESOP).

Sepanjang 2025, MSTI membukukan laba bersih sebesar Rp549,08 miliar. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp166,07 miliar atau 30,25% ditetapkan sebagai saldo laba ditahan untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung pengembangan bisnis perusahaan ke depan.

Artikel Terkait

MDKA Pastikan Obligasi Rp1,47T Jatuh Tempo Siap Dibayar pada 4 Agustus

PT Merdeka Copper Gold Tbk. (IDX: MDKA) memastikan telah menyiapkan dana untuk melunasi pokok sekaligus membayar bunga ke-12 Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap III Tahun 2023

Bank BJB (BJBR) Habiskan Dana Obligasi Rp928M, Mayoritas Masuk Pembiayaan Sosial

PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) melaporkan telah merealisasikan 100% penggunaan dana hasil Obligasi Keberlanjutan Berkelanjutan I Bank BJB Tahap II Tahun 2026 senilai bersih

BEI Pertanyakan Lonjakan Pendapatan TGUK Hingga Rp200M di Kuartal I

PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK), emiten pemilik jaringan minuman Teguk, akhirnya menjelaskan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) penyebab lonjakan pendapatan yang mencapai Rp200,7 miliar pada kuartal I 2026, melonjak drastis dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp726

Populer 7 Hari

Berita Terbaru