back to top

Triple B Bakal Kuasai EPAC, 34,56% Saham Dicaplok Harga Murah

Emitentrust.com – PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) mengumumkan perkembangan terbaru terkait rencana pengambilalihan saham perusahaan. Calon pengendali baru, PT Triple Berkah Bersama (Triple B), telah menandatangani Pengikatan Jual Beli Saham (PJBS) dengan pemegang saham pengendali (PSP) EPAC pada 25 Mei 2026.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, Triple B berencana membeli seluruh saham milik PSP sebanyak 1.141.671.100 lembar saham atau setara dengan 34,56% dari modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.

Transaksi akan dilakukan melalui pasar negosiasi dengan harga Rp12 per saham. Dengan demikian, total nilai rencana akuisisi tersebut mencapai sekitar Rp13,70 miliar.

Pelaksanaan pembelian akan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama mencakup pembelian 541.666.667 saham yang ditargetkan selesai paling lambat 24 Juni 2026. Selanjutnya, tahap kedua meliputi pembelian 600.004.433 saham yang dijadwalkan rampung paling lambat 23 Juli 2026.

Manajemen menjelaskan bahwa pelaksanaan PJBS masih bersifat bersyarat dan bergantung pada pemenuhan sejumlah kondisi, termasuk penyelesaian pembayaran pada masing-masing tahap transaksi sesuai jadwal yang telah disepakati.

Perseroan juga menegaskan bahwa penandatanganan PJBS belum dapat diartikan sebagai efektifnya perubahan pengendali di PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk. Status pengendalian baru akan berlaku setelah seluruh persyaratan dan tahapan transaksi selesai dilaksanakan.

Dalam keterbukaan informasi tersebut, para pihak menyatakan komitmennya untuk memastikan seluruh proses pengalihan saham dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan regulasi pasar modal yang berlaku.

Apabila kedua tahap transaksi berhasil diselesaikan, maka seluruh kepemilikan saham PSP yang saat ini mewakili 34,56% saham EPAC akan beralih kepada PT Triple Berkah Bersama. Langkah ini sekaligus membuka jalan bagi Triple B untuk menjadi pemegang kendali baru di emiten produsen kemasan tersebut.

Perlu diketahui saham EPAC pada perdagangan Jumat ditutup turun 6,58 persen ke level Rp71.

PT Megalestari Epack Sentosaraya Tbk (EPAC) merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi kemasan fleksibel (flexible packaging) untuk berbagai kebutuhan industri, termasuk makanan, minuman, farmasi, dan produk konsumen lainnya.

Artikel Terkait

Emiten Hapsoro (RAJA) Minta Restu Stock Split dan Dividen Bulan Depan

PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) memanggil para pemegang saham untuk menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan diselenggarakan pada 23 Juni 2026 di Hotel Mulia, Jakarta.

Laba Maybank (BNII) Anjlok 22,29% di Kuartal I-2026, Cek Pemicunya

PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) membukukan laba bersih konsolidasian yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp299,25 miliar pada kuartal I-2026. Raihan tersebut turun 20,47% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp376,25 miliar.

BOLA Putuskan Laba 2025 Rp117,8M untuk Ekspansi

PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA), emiten pengelola klub sepak bola Bali United, memutuskan tidak membagikan dividen tunai kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2025 meskipun berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp117,84 miliar.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru