Emitentrust.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat pada perdagangan sesi pertama Selasa (2/6/2026). IHSG ditutup menguat 91,48 poin atau 1,49% ke level 6.218,861 didorong penguatan mayoritas sektor dan lonjakan sejumlah saham berkapitalisasi besar.
Penguatan indeks dipimpin sektor energi yang melonjak 2,92%, diikuti sektor barang baku yang menguat 2,45%. Selanjutnya sektor barang konsumen non-primer naik 1%, sektor infrastruktur menguat 0,98%, sektor barang konsumen primer bertambah 0,29%, sektor teknologi naik 0,18%, dan sektor properti serta real estat menguat 0,17%.
Sebaliknya, sektor transportasi dan logistik menjadi pemberat utama IHSG setelah terkoreksi 3,01%. Pelemahan juga terjadi pada sektor kesehatan yang turun 1,98%, sektor keuangan melemah 0,29%, dan sektor perindustrian terkoreksi 0,25%.
Aktivitas perdagangan berlangsung cukup ramai. Total volume transaksi mencapai 18,85 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp14,84 triliun. Sebanyak 336 saham menguat, 316 saham melemah, dan 164 saham bergerak stagnan.
Pada jajaran top gainers berdasarkan pergerakan harga, saham PT Akasha Wira International Tbk (ADES) melonjak Rp975 menjadi Rp21.025 per saham. Disusul PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) yang naik Rp810 ke level Rp4.110 per saham dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) yang menguat Rp490 menjadi Rp3.790 per saham.
Sementara itu, tekanan jual terjadi pada PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) yang turun Rp1.050 menjadi Rp9.900 per saham. Kemudian PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) melemah Rp925 menjadi Rp13.000 per saham dan PT Unggul Indah Cahaya Tbk (UNIC) turun Rp700 menjadi Rp12.850 per saham.
Dari sisi frekuensi perdagangan, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menjadi yang paling aktif diperdagangkan dengan 156.032 kali transaksi dan nilai mencapai Rp2,4 triliun. Posisi berikutnya ditempati PT Barito Pacific Tbk (BRPT) dengan 101.200 kali transaksi senilai Rp1,4 triliun, serta PT Asia Pacific Investama Tbk (MYTX) sebanyak 47.585 kali transaksi dengan nilai Rp97,7 miliar.
Di kelompok saham LQ45, penguatan terbesar dibukukan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang melesat 24,6%. Selanjutnya PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) melonjak 22,17%, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menguat 14,85%.
Sebaliknya, saham LQ45 yang mencatat pelemahan terdalam dipimpin PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) yang turun 4,58%. Kemudian PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) melemah 3,51%, serta PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) terkoreksi 3,27%.


