back to top

MYTX Balik Untung Rp60M, Meski Margin Masih Tertekan di Semester I-2026

Emitentrust.com – PT Asia Pacific Investama Tbk (MYTX) berhasil membalikkan kinerja menjadi laba pada semester I-2026. Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp60,11 miliar, berbalik dari rugi Rp15,34 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Perbaikan kinerja tersebut terjadi seiring penjualan neto yang meningkat 3,60% secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp508,21 miliar, dibandingkan Rp490,55 miliar pada semester I-2025.

Meski demikian, kenaikan pendapatan belum sepenuhnya diikuti peningkatan margin usaha. Beban pokok penjualan naik lebih tinggi sebesar 5,06% YoY menjadi Rp510,19 miliar, sehingga perseroan masih mencatat rugi bruto Rp1,98 miliar, berbalik dari laba bruto Rp4,93 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Kinerja MYTX terdongkrak terutama oleh lonjakan keuntungan selisih kurs yang mencapai Rp99,92 miliar, melonjak lebih dari sebelas kali lipat dibandingkan Rp8,11 miliar pada semester I-2025. Alhasil, laba usaha perseroan melesat 615,6% YoY menjadi Rp87,01 miliar dari sebelumnya Rp12,16 miliar.

Setelah memperhitungkan biaya keuangan sebesar Rp26,90 miliar, MYTX membukukan laba sebelum pajak sekaligus laba bersih sebesar Rp60,11 miliar.

Laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp57,95 miliar, berbalik dari rugi Rp14,82 miliar pada semester I-2025. Sementara laba per saham dasar mencapai Rp7,48, dibandingkan rugi per saham Rp1,91 pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi neraca, hingga 30 Juni 2026 total aset perseroan meningkat 4,64% menjadi Rp3,50 triliun dari Rp3,35 triliun pada akhir 2025. Total liabilitas juga naik menjadi Rp4,05 triliun dari Rp3,93 triliun.

Perseroan masih mencatatkan defisiensi modal sebesar Rp546,95 miliar, namun membaik dibandingkan posisi akhir tahun lalu sebesar Rp581,86 miliar seiring tambahan laba selama semester pertama tahun ini.

Di sisi likuiditas, saldo kas dan bank turun menjadi Rp11,62 miliar, atau menyusut 59,75% dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp28,87 miliar. Penurunan tersebut sejalan dengan arus kas operasi yang masih negatif sebesar Rp10,86 miliar selama enam bulan pertama tahun ini.

aham MYTX (PT Asia Pacific Investama Tbk) saat ini diperdagangkan pada level Rp 41 per lembar dan masuk dalam daftar Papan Pemantauan Khusus di Bursa Efek Indonesia.

Artikel Terkait

SAME Kembali Borong Saham JECX, Kepemilikan Naik Jadi 28,20 Persen

PT Sarana Meditama Metropolitan Tbk (SAME) kembali menambah kepemilikan saham di PT Nitrasarana Dharma Tbk (JECX). Aksi akumulasi dilakukan melalui pembelian 7,61 juta saham pada 14-15 Juli 2026.

Harga Emas Antam Jumat ini Turun Rp27.000 per Gram

Harga emas Aneka Tambang pada Jumat ini (17/7) turun Rp27.000 per gram ini sedangkan harga buyback turun Rp47.000 per gram.

BEI Akhirnya Gembok Saham HSC Ini yang Ambles dalam Sepekan

Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) mulai Jumat (17/7), setelah harga saham emiten tersebut mengalami penurunan

Populer 7 Hari

Berita Terbaru