back to top

Direktur EMTK Yuslinda Nasution Mundur, Ini Alasannya

Emitentrust.com – PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) mengumumkan pengunduran diri Yuslinda Nasution dari jabatannya sebagai Direktur Perseroan setelah memasuki masa purna bakti.

Corporate Secretary EMTK, Titi Maria Rusli, dalam keterbukaan informasi yang disampaikan pada 3 Juni 2026 menjelaskan bahwa Perseroan telah menerima surat pengunduran diri Yuslinda Nasution pada 29 Mei 2026.

Manajemen menyatakan pengunduran diri tersebut dilakukan karena Yuslinda telah memasuki masa pensiun setelah mengabdi di jajaran direksi EMTK selama hampir 17 tahun.

Sebagai informasi, Yuslinda Nasution menjabat sebagai Direktur EMTK sejak 17 September 2009. Dalam perannya, ia bertanggung jawab mengendalikan pelaksanaan berbagai unit usaha yang berada di bawah Divisi Solusi dan Lainnya.

Perseroan menegaskan bahwa pengunduran diri tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha perusahaan.

“Pengunduran diri tersebut tidak berdampak terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha EMTK,” ujar manajemen dalam keterbukaan informasi.

Sesuai ketentuan yang berlaku, EMTK akan menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) untuk meminta persetujuan atas pengunduran diri tersebut paling lambat 90 hari sejak tanggal diterimanya surat pengunduran diri.

Sebagai salah satu grup teknologi, media, dan layanan digital terbesar di Indonesia, EMTK memastikan kegiatan usaha tetap berjalan normal dan tidak terganggu oleh perubahan susunan manajemen tersebut.

Artikel Terkait

IHSG Ditutup Ambles ke Bawah Level 6.000, Seluruh Sektor Tumbang

IHSG mengalami tekanan hebat pada perdagangan Rabu (3/6/2026). Indeks anjlok 254 poin atau 4,11% dan ditutup di level 5.941,06,

Direktur CYBR Doni Mora Jual Saham Saat Harga Naik!

Direktur PT ITSEC Asia Tbk (CYBR), Doni Mora, melakukan penjualan sebagian kepemilikan sahamnya di perseroan pada 2 Juni 2026.

BALI Dapat Suntikan Modal Rp100M dari Anak Usaha

PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI) menandatangani perjanjian pinjaman dengan anak usahanya, PT Paramitra Intimega (PIM), senilai maksimal Rp100 miliar pada 2 Juni 2026.

Populer 7 Hari

Berita Terbaru